Empat orang Muslim Uighur dilaporkan terinfeksi virus corona

566

Support Us

XINJIANG (Arrahmah.com) – Sebuah akun media sosial di Daerah Xinjiang pada Rabu (19/2/2020) mengatakan bahwa empat anggota keluarga Uighur telah terinfeksi virus corona baru (COVID-19), di mana kasus tersebut merupakan kasus pertama infeksi virus cororna yang menimpa etnis minoritas Uighur di kawasan itu.

Menurut posting media sosial, empat orang yang terinfeksi tinggal di kota Dongmazar, Ghulja yang seluruhnya telah diblokade.

Kantor berita RFA berhasil mengkonfirmasi nama dari empat anggota keluarga yang terinfeksi. Mereka adala Pehridin Helil, seorang pensiunan berusia 75 tahun, Rehangul, istrinya yang berusia 73 tahun, Ablikim Pehridin, 51, anak kedua dari dua putra, dan istrinya yang berusia 49 tahun, Halide Memet.

Pejabat partai lokal hanya akan mengkonfirmasi bahwa Pehridin positif terinfeksi virus corona.

“Seorang kader partai yang berkuasa mengunjungi rumah-rumah di lingkungan kami dan bertanya apakah kami telah mengunjungi kota Mazar dan Dongmazar. Selama percakapan kami, dia memberi tahu secara tidak langsung bahwa pasangan Uighur di sana telah tertular virus itu,” kata Rozimetyuzi, seorang penduduk lokal.

Sebuah keluarga dari Dongmazar mengatakan kepada RFA bahwa seorang kader partai juga melakukan kunjungan serupa ke daerah mereka.

“Selama empat atau lima hari terakhir, mereka telah datang ke setiap rumah untuk menanyakan apakah kami telah mengunjungi Dongmazar, dan untuk memberi tahu mereka apakah ada yang pernah ke sana baru-baru ini,” kata salah satu anggota keluarga.

“Mereka memberi tahu kami bahwa beberapa kasus virus terdeteksi di sana, tetapi mereka tidak memberi tahu kami siapa dan berapa banyak yang terinfeksi. Salah satu putra saya adalah seorang pejabat di komite lingkungan dan dia mengatakan kepada saya bahwa dia mendengar orang yang terinfeksi adalah seorang pria berusia 70-an,” tambah narasumber tersebut.

Seorang warga kota Mazar mengatakan kepada RFA bahwa karena ia melakukan perdagangan di Dongmazar, ia terpaksa dikarantina di rumah.

“Saat ini saya dikarantina di rumah saya selama beberapa hari,” katanya.

“Orang yang terinfeksi bernama Pehridin Helil, seorang pensiunan guru. Dia tinggal di daerah desa Sheyih di kota kami,” kata penduduk Mazar.

Dia mengatakan bahwa Pehridin telah menghadiri pertemuan pemakaman, dan para pejabat sedang menyelidiki mereka yang hadir.

“Ayah saya, yang bernama Musa, termasuk di antara mereka yang menghadiri pemakaman. Dia dan yang lainnya dibawa ke daerah Ghulja untuk diisolasi. Ketika saya berbicara dengan ayah saya melalui telepon, saya mendengar bahwa Pehridin Helil dibawa ke kota,” kata penduduk Mazar.

“Para kader tidak berbicara secara transparan tentang ini. Mereka menyembunyikan informasi semacam ini dan hanya mengungkapkannya pada beberapa kesempatan. Kadang-kadang mereka akan mengatakan bahwa mereka menemukan satu, atau empat, di desa kami juga,” tambahnya.

Seorang penduduk desa Sheyih memberi tahu RFA bahwa para kader bertanya apakah ada anggota keluarga yang melakukan kontak fisik dengan salah satu dari empat anggota keluarga Pehridin dan menyebutkan empat anggota.

“Perhridin memiliki dua putra dan beberapa cucu. Kami telah mendengar bahwa mereka berempat dibawa ke kota untuk dirawat, sementara anggota keluarga lainnya diisolasi,” kata penduduk Sheyih.

Sekretaris partai desa Sheyih, Abdurrahman, mengkonfirmasi satu dari empat kasus yang dicurigai sebagai jawaban atas pertanyaan dari RFA.

“Saya dapat memberi tahu Anda bahwa Pehridin terinfeksi dan mendapatkan perawatan di kota Ghulja tetapi saya tidak dapat memberi tahu Anda apakah tiga lainnya positif atau dugaan kasus. Jika Anda ingin menanyakan lebih lanjut tentang hal ini, silakan hubungi Pusat Komando Manajemen Krisis,” katanya.

RFA berusaha untuk menghubungi partai prefektur dan tingkat kabupaten dan kantor pemerintah untuk memberikan komentar, tetapi tidak dapat menghubungi mereka.

Pusat Komando Manajemen Krisis mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa semua informasi terkait virus adalah rahasia negara.

Meskipun ada kemungkinan bahwa orang Uighur lain mungkin terinfeksi virus dan bahwa empat kasus yang dikonfirmasi ini mungkin bukan yang pertama, namun media pemerintah Cina tidak memasukkan etnisitas dari kasus yang dikonfirmasi dalam laporan.

Pada Rabu (19/2) sore, ada 76 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Xinjiang, di mana 20 orang telah pulih dan satu kematian. Tidak segera jelas apakah Pehridin Helil atau keluarganya termasuk di antara angka-angka ini. (rafa/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

PBB Desak Irak Batalkan Eksekusi Massal Puluhan Tahanan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – PBB mendesak Baghdad untuk menghentikan semua eksekusi massal terhadap tahanan, seperti dilansir Al Jazeera (20/11/2020). Bulan Oktober lalu, Irak telah tercatat melakukan eksekusi yang tidak fair terhadap 40…

ISIS serang Baghdad, 6 pasukan keamanan Irak tewas

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Enam personel keamanan Irak dan tiga warga sipil tewas dalam penyergapan pada Sabtu (21/11/2020) yang dilakukan oleh kelompok ISIS di utara Baghdad, kata polisi dan seorang pejabat setempat. Sumber polisi…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. "Betul, setelah…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

Iklan