PBB: Krisis Suriah Barat Laut telantarkan 900.000 orang

364

Support Us

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Sebuah serangan rezim yang didukung Rusia di barat laut Suriah telah menggusur 900.000 orang sejak awal Desember, dan bayi-bayi sekarat kedinginan karena kamp bantuan penuh sesak, PBB mengatakan Senin (17/2/2020).

Angka itu mencapai 100.000 lebih dari yang dicatat PBB sebelumnya.

“Krisis di barat laut Suriah telah mencapai tingkat baru yang mengerikan,” kata Mark Lowcock, kepala urusan kemanusiaan dan bantuan darurat PBB.

Dia mengatakan para pengungsi itu adalah wanita dan anak-anak yang sangat “trauma dan terpaksa tidur di luar dalam suhu beku karena kamp-kamp penuh. Ibu membakar plastik untuk menjaga anak-anak tetap hangat. Bayi dan anak kecil sekarat karena kedinginan.”

Wilayah Idlib, termasuk bagian dari provinsi Aleppo yang bertetangga, adalah rumah bagi sekitar tiga juta orang, setengah dari mereka sudah mengungsi dari bagian lain negara itu.

Berita Terkait

Serangan yang dimulai akhir tahun lalu telah menyebabkan perpindahan terbesar orang sejak konflik dimulai pada 2011. Perang telah menewaskan lebih dari 380.000 orang sejak meletus hampir sembilan tahun lalu, menyusul represi brutal terhadap demonstrasi populer yang menuntut perubahan rezim.

Lowcock memperingatkan hari Senin (17/2) bahwa kekerasan di barat laut itu “tidak pandang bulu.”

“Fasilitas kesehatan, sekolah, tempat tinggal, masjid, dan pasar dihantam. Sekolah ditangguhkan, banyak fasilitas kesehatan ditutup. Ada risiko wabah penyakit serius. Infrastruktur dasar berantakan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Kami sekarang menerima laporan bahwa permukiman untuk orang-orang terlantar juga menjadi sasarant, yang mengakibatkan kematian, cedera, dan perpindahan lebih lanjut.”

Dia mengatakan bahwa operasi bantuan besar-besaran yang sedang berlangsung dari perbatasan Turki telah “kewalahan”. Peralatan dan fasilitas yang digunakan oleh pekerja bantuan rusak, sementara para pekerja kemanusiaan sendiri dipindahkan dan tidak sedikit yang terbunuh, lanjutnya.

Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu (16/2) menyerukan Rusia untuk mengakhiri dukungan bagi “kekejaman” rezim Suriah di wilayah Idlib, Gedung Putih mengatakan. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pompeo akan temui negosiator Taliban di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan bertemu dengan negosiator dari Taliban dan pemerintah Afghanistan di tengah tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan mereka saat Amerika Serikat mempercepat penarikan pasukannya.…

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Aparat Gabungan Dikerahkan Copot Spanduk HRS di Jateng

SEMARANG (Arrahmah.com) - Aparat gabungan dikerahkan untuk menyisir baliho bergambar Habib Rizieq di seluruh wilayah Jawa Tengah. "Pencopotanya tidak hanya di daerah Solo, tetapi di seluruh jajaran Polda Jateng. Spanduk yang dicopot…

Tidak rela rumahnya dibongkar petugas, seorang wanita bakar diri

TEHERAN (Arrahmah.com) - Insiden mengejutkan tentang seorang wanita yang membakar dirinya di provinsi Hormozgan di Iran selatan telah menimbulkan kemarahan dan kemarahan yang meluas di seluruh negeri, lapor Anadolu Agency. Insiden itu…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

PBB Desak Irak Batalkan Eksekusi Massal Puluhan Tahanan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – PBB mendesak Baghdad untuk menghentikan semua eksekusi massal terhadap tahanan, seperti dilansir Al Jazeera (20/11/2020). Bulan Oktober lalu, Irak telah tercatat melakukan eksekusi yang tidak fair terhadap 40…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

Rezim Asad bunuh 98 orang di Daraa

DARAA (Arrahmah.com) - Rezim Suriah telah menyiksa 98 orang dalam dua tahun terakhir yang melanggar perjanjian Daraa 2018, menurut sumber lokal. Rezim menyiksa banyak orang yang tinggal di Daraa dan mengajukan amnesti berdasarkan…

Turki-Saudi sepakat selesaikan masalah melalui dialog

RIYADH (Arrahmah.com) - Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz sepakat dalam panggilan telepon untuk meningkatkan hubungan bilateral dan menyelesaikan perselisihan yang luar biasa melalui dialog, kata…

Wagub DKI Diperiksa Hari Ini Terkait Acara Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyidik Polda Metro Jaya juga akan memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk dimintai keteranggan pada hari ini, Senin…

Lima napi tewas setelah pelarian diri massal dari penjara Libanon

BEIRUT (Arrahmah.com) - Pihak berwenang di Libanon telah melancarkan operasi pengejaran setelah hampir 70 narapidana melarikan diri dari penjara setelah mendobrak pintu sel mereka dan menyerang penjaga penjara. Pembobolan penjara massal…

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Iklan