Terus berulang, serangan udara bunuh warga sipil Afghanistan

451

Support Us

NANGARHAR (Arrahmah.com) – Serangan udara di Afghanistan telah menewaskan sedikitnya delapan warga sipil, kata para pejabat Sabtu pada (15/2/2020), ketika negara yang dilanda perang itu bersiap untuk “pengurangan kekerasan” di bawah kesepakatan antara pejuang Taliban dan Amerika Serikat.

Insiden itu terjadi di provinsi timur Nangarhar pada hari Jumat ketika sebuah kendaraan yang membawa warga sipil dihantam, menurut Ataullah Khogyani, seorang juru bicara gubernur provinsi.

“Sasaran serangan itu adalah gerilyawan Taliban yang ingin membangun pos pemeriksaan di jalan itu, tetapi sayangnya warga sipil terkena,” klaimnya kepada AFP, dengan mengatakan jumlah korban tewas di angka delapan.

Talib Khan, seorang kerabat korban tewas, mengatakan kepada AFP bahwa para korban dalam perjalanan pulang dari piknik ketika truk mereka jadi sasaran, menewaskan semua orang di dalamnya.

Kerabat lainnya, Shah Mir (70) mengatakan, “Tidak ada pencari nafkah lain di rumah saya, ketiga putra saya terbunuh. Saya punya selusin cucu, saya tidak tahu bagaimana cara membesarkan mereka.”

Berita Terkait

Tidak segera jelas siapa yang mengebom kendaraan itu, tetapi militer AS dan Afghanistan adalah satu-satunya pasukan di Afghanistan yang melakukan serangan udara.

Seorang juru bicara militer AS mengatakan mereka “melihat ke dalam insiden itu” dan seorang juru bicara kementerian pertahanan Afghanistan mengatakan mereka telah meluncurkan penyelidikan.

Serangan itu terjadi setelah Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan pada hari Kamis tentang kesepakatan dengan Taliban memberlakukan pengurangan kekerasan selama tujuh hari.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya panjang untuk menempa kesepakatan yang pada akhirnya bisa mengarah pada gencatan senjata yang komprehensif.

Tidak jelas kapan pengurangan kekerasan akan dimulai -seorang pejabat Taliban mengatakan itu akan segera terjadi dan seorang pejabat AS mengatakan hari Jumat bahwa itu akan dimulai “sangat segera”.

Sebuah badan PBB di Afghanistan pada bulan Desember melaporkan bahwa lebih dari 100.000 warga sipil Afghanistan telah terbunuh atau terluka selama dekade terakhir.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

Kapolres Bogor Bantah Habib Rizieq Kabur dari Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Kapolres Kota Bogor Kombes Hendri F membantah Habib Rizeq Shihab kabur dari Rumah Sakit Ummi Bogor. Ia menegaskan, Habib Rizieq pulang, bukan kabur. "Meninggalkan rumah sakit, kategori kabur bukan. Siapa yang…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Relawan Sosial Inggris Tauqir Sharif Akhirnya Dibebaskan HTS

IDLIB (Arrahmah.com) – Relawan sosial Inggris Tauqir “Tox” Sharif akhirnya dibebaskan oleh kelompok perlawanan Suriah HTS di Idlib, Selasa (24/11/2020). Tox telah ditahan oleh HTS sejak bulan Agustus dan mengatakan dia disiksa oleh…

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

Iklan