Erdogan ancam akan serang rezim Asad di manapun berada

1.124

Support Us

ANKARA (Arrahmah.com) – Militer Turki akan menyerang pasukan rezim Asad melalui udara atau darat di mana saja di Suriah jika seorang tentara Turki lainnya terluka, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan pada Rabu (12/2/2020).

Erdogan mengatakan Turki bertekad untuk mendorong pasukan rezim menjauh dari pos-pos pengamatan Turki di wilayah barat laut Idlib pada akhir Februari, dan dia memperingatkan pejuang Suriah yang didukung Turki untuk tidak memberi alasan kepada pasukan rezim untuk menyerang, lansir Zaman Alwasl.

Kekerasan telah berkobar di Idlib, tepat di selatan perbatasan Turki, dalam beberapa pekan terakhir ketika pasukan rezim yang didukung oleh Rusia dan Iran telah membuat kemajuan dalam kampanye mereka untuk merebut benteng terakhir pejuang Suriah di negara itu.

Berita Terkait

Turki, yang bersekutu dengan beberapa faksi yang menentang Bashar Asad, melakukan serangan balasan pada Selasa (11/2) setelah 13 personil militer Turki terbunuh oleh penembakan Suriah di Idlib dalam 10 hari terakhir.

“Jika ada cedera terkecil pada tentara kami di pos pengamatan atau tempat lain, saya menyatakan dari sini bahwa kami akan menghantam pasukan rezim dimana pun mulai hari ini, terlepas dari perbatasan Idlib atau garis-garis perjanjian Sochi,” kata Erdogan, merujuk pada perjanjian gencatan senjata 2018.

“Kami akan melakukan ini dengan cara apa pun yang diperlukan, melalui udara atau darat, tanpa ragu-ragu, tanpa membiarkan ada hambatan,” katanya kepada anggota Partai AK di Ankara.

Rusia, yang memiliki pangkalan udara di Suriah, telah mengendalikan ruang udara Idlib selama beberapa tahun. Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Tayyip Erdogan membahas konflik yang meningkat di provinsi Idlib Suriah melalui telepon, kata Kremlin pada Rabu. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Serangkaian roket hantam Kabul, 8 dilaporkan tewas

KABUL (Arrahmah.com) - Beberapa roket menghantam daerah pemukiman pada awal jam sibuk di ibukota Afghanistan Kabul pada Sabtu (21/11/2020), menewaskan sedikitnya delapan warga sipil dan melukai 31 lainnya, kata pejabat polisi setempat.…

Turki telah selesaikan persiapan tuk pengerahan pasukan di Karabakh

ANKARA (Arrahmah.com) - Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan pada Sabtu (21/11/2020) bahwa pasukan darat Turki telah menyelesaikan persiapan mereka dan segera menuju ke Azerbaijan untuk memantau gencatan senjata di Karabakh.…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

PBB Desak Irak Batalkan Eksekusi Massal Puluhan Tahanan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – PBB mendesak Baghdad untuk menghentikan semua eksekusi massal terhadap tahanan, seperti dilansir Al Jazeera (20/11/2020). Bulan Oktober lalu, Irak telah tercatat melakukan eksekusi yang tidak fair terhadap 40…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Mabes TNI Tak Pernah Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan petinggi di jajaran Markas Besar (Mabes) TNI tidak ada yang pernah memberikan perintah untuk menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam…

Iklan