WNI yang dievakuasi dari Wuhan dikarantina di Natuna

342

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China, akan dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau. Tepatnya, di pangkalan militer Natuna.

Dipilihnya Natuna karena dianggap memenuhi beberapa standar untuk melakukan observasi terhadap WNI yang yang evakuasi  dari Wuhan.

Menurut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Ruang VIP Terminal 1, Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/2/2020), Natuna terpilih sebagai tempat karantina setelah dilakukan beberapa uji kelayakan seperti kelengkapan fasilitas, sarana medis, hingga akses transportasi. Dan yang terpenting tentunya karena area Natuna jauh dari pemukiman penduduk.

“Sarana dan prasarana untuk dukung protokol kesehatan, mumpuni di sana, yang mana memiliki tempat isolasi yang jauh dari penduduk. Ditambah, Natuna merupakan pangkalan militer dengan fasiltas rumah sakit yang dikelola tiga angkatan TNI,” kata Hadi, lansir VIVA.

Hadi mengatakan, fasilitas observasi di Natuna ini secara kapasitas juga sangat memadai.

“Semua fasilitas, sarana dan prasarana lengkap. Di sana mampu menampung 300 orang,” ungkapnya.

Pemerintah melalui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menlu Retno dan Menkes Terawan melepas 42 orang tim evakuasi untuk menjeput 245 WNI di Wuhan, China. Pelepasan dilakukan di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (1/2/2020) pukul 13.00 WIB.

Berita Terkait

Hadi memohon doa dan dukungan agar seluruh proses evakuasi WNI di  Wuhan lancar.

“Mudah-mudahan proses yang kita rencanakan bisa berjalan baik, mohon doa restunya agar aman lancar,” ujarnya.

Sebelumnya, Kemenlu mengatakan pemerintah China juga siap memfasilitasi evakuasi semua WNI di provinsi Hubei.

“Sesuai arahan Presiden, kita akan evakuasi secepatnya para WNI dari kota-kota yang dikarantina di propinsi Hubei,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/01).

Ditambahkan, saat ini sedang dimatangkan kesiapan di dalam negeri dan memastikan pengelolaan logistik pemindahan WNI dari 7 titik di Provinsi Hubei ke tempat penjemputan, sebelum pesawat tiba di lokasi penjemputan (Bandara di Wuhan).

“Hal ini diperlukan agar tidak ada hambatan saat proses pemulangan diaktifkan,” terangnya.

Virus corona melumpuhkan Kota Wuhan dan membuat warga, termasuk WNI, terisolasi. Ada sebanyak 245 WNI yang tinggal di kota tersebut.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

PBB Desak Irak Batalkan Eksekusi Massal Puluhan Tahanan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – PBB mendesak Baghdad untuk menghentikan semua eksekusi massal terhadap tahanan, seperti dilansir Al Jazeera (20/11/2020). Bulan Oktober lalu, Irak telah tercatat melakukan eksekusi yang tidak fair terhadap 40…

Warga: Baliho Habib Rizieq Dipasang di Titik yang Tak Ganggu Ketertiban Umum

JAKARTA (Arrahmah.com) - Spanduk dan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Jalan KS Tubun dekat markas FPI, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah diturunkan. Warga Petamburan menganggap pencopotan…

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Pompeo siap bertandang ke UAE diskusikan penjualan senjata & normalisasi "Israel"

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri Mike Pompeo akan bertemu dengan putra mahkota Abu Dhabi hari Sabtu (21/11/2020) untuk membahas kesepakatan senjata bernilai miliaran dolar yang direncanakan antara Amerika Serikat dan Uni…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Rusia hentikan PBB daftar hitamkan milisi Libya

NEW YORK (Arrahmah.com) - Rusia pada Jumat (20/11/2020) menghentikan komite Dewan Keamanan PBB dari mendaftarhitamkan kelompok milisi Libya dan pemimpinnya atas pelanggaran hak asasi manusia. Rusia berceloteh ingin melihat lebih banyak…

Mabes TNI Tak Pernah Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan petinggi di jajaran Markas Besar (Mabes) TNI tidak ada yang pernah memberikan perintah untuk menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam…

Morrison risih dengan tuduhan kekejaman Australia di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pada hari Sabtu (21/11/2020) bahwa temuan laporan bahwa pasukan khusus negaranya yang diduga menewaskan 39 tahanan tidak bersenjata dan warga sipil di…

Iklan