36 orang tewas saat gempa landa Turki, ribuan orang dirawat di rumah sakit

311

Support Us

ANKARA (Arrahmah.com) – Setidaknya 36 orang tewas dan lebih dari 1.607 dirawat di rumah sakit di Turki timur setelah gempa bumi mengguncang wilayah itu pada Jumat (24/1/2020) malam.

Gempa berkekuatan 6,7 melanda dekat kota Sivrice, di provinsi Elazig timur, menyebabkan setidaknya 10 bangunan runtuh, kata Menteri Dalam Negeri Sulyman Soylu, lansir CNN.

Presiden Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengatakan pada Ahad (26/1), sekitar 1.607 orang dirawat di rumah sakit, setidaknya 45 orang telah diselamatkan dari bangunan yang runtuh.

Berita Terkait

Sebanyak 76 bangunan runtuh dan 645 rusak berat.

Video dari IHA Broadcasting Services Turki menunjukkan tim gawat darurat berusaha menyelamatkan orang yang terluka dari gedung yang runtuh.

Laporan awal mengatakan gempa itu berlangsung selama 40 detik. Sebanyak 3.699 personel pencarian dan penyelamatan telah dikerahkan.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Jazuli: Jangan Sampai TNI Terjebak Politik Praktis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap agar TNI bersikap dan bertindak secara terukur dan proporsional dalam merespon dinamika politik di masyarakat. Jangan sampai TNI terjebak dalam politik praktis yang mana hal…

Turki telah selesaikan persiapan tuk pengerahan pasukan di Karabakh

ANKARA (Arrahmah.com) - Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan pada Sabtu (21/11/2020) bahwa pasukan darat Turki telah menyelesaikan persiapan mereka dan segera menuju ke Azerbaijan untuk memantau gencatan senjata di Karabakh.…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Drone Turki lancarkan serangan di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Sebuah pesawat tak berawak Turki dilaporkan melakukan serangan udara di wilayah utara provinsi Al-Raqqa pada Ahad (22/11/2020), Kantor Berita rezim Suriah SANA melaporkan. Menurut laporan tersebut, Angkatan…

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Pompeo tegaskan negara Arab lain yang 'normalkan' hubungan dengan "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan negara-negara Arab lainnya juga akan menormalisasi hubungan dengan "Israel", TV Al-Arabiya melaporkan pada hari Minggu (22/11/2020). Washington akan terus bekerja untuk…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Iklan