Tujuh hal yang harus kalian ketahui mengenai virus Corona

2.115

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Sedikitnya 25 orang telah tewas karena terinfeksi virus corona di Cina, setelah terjadi wabah di kota Wuhan. Laporan terbaru oleh Al Jazeera (24/1/2020) mengatakan 830 kasus telah dilaporkan, sebagian besar terjadi di Cina.

Apa itu virus Corona?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus corona adalah keluarga virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS) dan sindrom pernapasan akut (SARS).

Virus ini ditularkan antara hewan dan manusia. SARS, misalnya, diyakini telah ditularkan dari kucing luwak ke manusia, sementara MERS melakukan perjalanan dari hewan unta ke manusia.

Beberapa coronavirus yang dikenal beredar pada hewan yang belum menginfeksi manusia.

Virus corona baru, yang diidentifikasi oleh otoritas Cina pada 7 Januari dan saat ini dinamai 2019-nCoV, adalah jenis baru yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada manusia.

Sedikit yang diketahui tentang virus tersebut, meskipun penularan dari manusia ke manusia telah dikonfirmasi, lansir Al Jazeera.

Apa gejalanya?

Menurut WHO, tanda-tanda infeksi termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas.

Dalam kasus yang lebih parah, dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Seberapa mematikannya?

Beberapa ahli mengatakan itu mungkin tidak mematikan seperti jenis coronavirus lain seperti SARS, yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia selama wabah 2002-2003 yang juga berasal dari Cina.

MERS, yang tidak menyebar luas, lebih mematikan, membunuh sepertiga dari mereka yang terinfeksi.

Di mana kasus telah dilaporkan?

Sebagian besar di Cina.

Pejabat Cina mengatakan setidaknya 25 orang telah tewas, semuanya di Provinsi Hubei, yang mana Wuhan adalah ibu kotanya. Di situlah juga sebagian besar dari sekitar 800 kasus yang dilaporkan.

Di luar Cina, Thailand telah melaporkan empat kasus, sementara Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat masing-masing mengonfirmasi satu. Jepang melaporkan adanya dua kasus.

Berita Terkait

Semua kasus melibatkan orang-orang yang datang dari Wuhan atau baru-baru ini ke sana.

Apa yang sedang dilakukan untuk menghentikan penyebarannya?

Tidak ada vaksin untuk virus baru.

Pihak berwenang Cina secara efektif menutup Wuhan pada Kamis (23/1), menangguhkan penerbangan dan kereta ke luar kota dan mengatakan kepada penduduk bahwa mereka tidak dapat pergi tanpa alasan khusus, kata media pemerintah.

Langkah itu, efektif pada pukul 10:00 (02:00 GMT), dimaksudkan untuk secara tegas menghentikan penyebaran epidemi” dan melindungi kehidupan, kata pusat komando khusus kota itu, menurut laporan stasiun televisi Cina CCTV.

Pemerintah Cina telah meningkatkan upaya pemantauan dan desinfeksi menjelang liburan Tahun Baru Imlek, yang secara resmi dimulai pada hari Jumat dan ketika banyak dari warga di negara itu akan melakukan perjalanan domestik dan luar negeri.

Otoritas bandara di seluruh Asia, termasuk Jepang, Hong Kong, Thailand, Singapura, Korea Selatan, dan Malaysia dengan cepat meningkatkan penyaringan penumpang dari Wuhan.

Di Eropa, Inggris dan Italia telah mengatakan mereka akan meningkatkan pemantauan atas penerbangan dari Wuhan, sementara Rumania dan Rusia juga memperkuat pemeriksaan.

Beberapa bandara di Amerika Serikat juga sudah mulai melakukan pemeriksaan.

Dari mana asalnya virus?

Otoritas kesehatan Cina masih berusaha untuk menentukan asal virus, yang mereka katakan berasal dari pasar makanan laut di Wuhan di mana satwa liar juga diperdagangkan secara ilegal. WHO juga mengatakan sumber hewan tampaknya paling mungkin menjadi sumber utama wabah.

Ada bukti penularan virus melalui pernapasan dari pasien ke pasien dan otoritas Cina juga mengatakan 15 staf medis di negara itu telah terinfeksi.

Para ahli khususnya khawatir ketika petugas kesehatan sakit selama wabah baru karena ini dapat menunjukkan penyakit ini menjadi lebih menular dan karena penyebaran di rumah sakit sering kali dapat memperbesar epidemi.

Apakah ini darurat global?

“Ini belum merupakan keadaan darurat global,” WHO mengatakan pada Kamis, mendesak Cina untuk menjaga agar 20 juta orang agar tetap “dikunci”.

Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kepada wartawan bahwa keputusan untuk menunda mengeluarkan deklarasi yang digunakan untuk epidemi paling parah tidak boleh dianggap sebagai tanda bahwa badan tersebut tidak berpikir situasinya serius.

“Ini darurat di Cina, tetapi belum menjadi darurat kesehatan global,” katanya kepada wartawan. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Saudi akan investasikan lebih dari $ 5 miliar untuk AI

RIYADH (Arrahmah.com) - Arab Saudi berencana untuk menginvestasikan lebih dari 20 miliar riyal ($ 5,3 miliar) untuk kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2030, Ketua Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan (SDAIA) Saudi Abdullah Bin Sharaf…

Wagub DKI Diperiksa Hari Ini Terkait Acara Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyidik Polda Metro Jaya juga akan memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk dimintai keteranggan pada hari ini, Senin…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Turki-Saudi sepakat selesaikan masalah melalui dialog

RIYADH (Arrahmah.com) - Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz sepakat dalam panggilan telepon untuk meningkatkan hubungan bilateral dan menyelesaikan perselisihan yang luar biasa melalui dialog, kata…

Aparat Gabungan Dikerahkan Copot Spanduk HRS di Jateng

SEMARANG (Arrahmah.com) - Aparat gabungan dikerahkan untuk menyisir baliho bergambar Habib Rizieq di seluruh wilayah Jawa Tengah. "Pencopotanya tidak hanya di daerah Solo, tetapi di seluruh jajaran Polda Jateng. Spanduk yang dicopot…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Fadli Zon: Ada Otak Kotor yang Tidak Suka Anies dan Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Imam Besar FPI Habib Rizieq oleh pihak kepolisian. Ia menilai, pemanggilan kedua tokoh tersebut lantaran…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Tidak rela rumahnya dibongkar petugas, seorang wanita bakar diri

TEHERAN (Arrahmah.com) - Insiden mengejutkan tentang seorang wanita yang membakar dirinya di provinsi Hormozgan di Iran selatan telah menimbulkan kemarahan dan kemarahan yang meluas di seluruh negeri, lapor Anadolu Agency. Insiden itu…

Iklan