Berita Dunia Islam Terdepan

Sangkal laporan sebelumnya, Iran periksa kotak hitam sendiri

243

Support Us

TEHERAN (Arrahmah.com) – Iran mengatakan pada Ahad bahwa pihaknya berusaha untuk menganalisis kotak hitam pesawat Ukraina yang ditembak jatuh bulan ini, menyangkal laporan bahwa keputusan yang telah diambil untuk mengirim suara dan perekam data penerbangan ke Ukraina, lapor Reuters.

Kanada, yang memiliki 57 warga pada penerbangan 8 Januari di mana semua 176 penumpang tewas, mengatakan pada Ahad masih belum ada rencana tegas untuk mengunduh rekaman tersebut. Ottawa dan ibu kota lainnya meminta kotak hitam dikirim ke luar negeri.

Bencana pesawat telah meningkatkan tekanan internasional terhadap Iran karena negara itu bergulat dengan perselisihan yang telah berlangsung lama dengan Amerika Serikat mengenai program nuklirnya dan pengaruhnya di wilayah itu yang sempat meletus menjadi konflik terbuka bulan ini.

Militer mengatakan, pesawat itu menumbangkan 752 penerbangan Ukraina International Airlines setelah serangan-serangan oleh Amerika Serikat dan Iran. Tetapi pihak berwenang menunda mengakui hal ini, memicu protes selama berhari-hari di jalan-jalan Iran.

“Kami mencoba membaca kotak hitam di Iran. Jika tidak, opsi kami adalah Ukraina dan Perancis, tetapi sejauh ini belum ada keputusan yang diambil untuk mengirimnya ke negara lain,” Hassan Rezaifar, seorang direktur yang bertanggung jawab atas investigasi kecelakaan di Organisasi Penerbangan Sipil Iran, mengatakan kepada kantor berita negara IRNA.

Rezaifar mengatakan kotak hitam tidak dapat diterjemahkan di Iran dan akan dikirim ke Ukraina setelah permintaan berulang Kiev. IRNA juga melaporkan pada Ahad bahwa pejabat itu telah membuat komentar serupa sehari sebelumnya.

Boeing 737-800 sedang dalam perjalanan dari Teheran ke ibukota Ukraina. Sebagian besar dari mereka adalah orang Iran atau dua negara.

Dewan Keselamatan Transportasi Kanada mengatakan dalam sebuah pernyataan dua penyelidiknya meninggalkan Teheran pada Ahad setelah kunjungan enam hari di mana mereka memeriksa puing-puing itu.

Dikatakan bahwa penyelidik Iran “kooperatif dan membantu” tetapi mengatakan masih belum ada rencana pasti tentang bagaimana dan kapan kotak hitam itu akan diunduh.

(fath/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Iklan