Ratusan warga turun ke jalan, protes kontrak gas "Israel"-Yordan

310

Support Us

AMMAN (Arrahmah.com) – Ratusan warga Yordania berdemonstrasi di pusat kota Amman kemarin (17/1/2020) meminta pemerintah untuk membatalkan perjanjian di mana “Israel” mulai memompa gas alam ke kerajaan tahun ini.

Pasukan keamanan Yordania mencegah para pengunjuk rasa mencapai Al-Nakheel Square yang simbolis di ibukota, tempat jumlah pemrotes diperkirakan akan bertambah besar.

Awal bulan ini, National Electric Power Co., Yordania, mengatakan pemompaan gas telah dimulai sebagai bagian dari kesepakatan multi-miliar dolar dengan Noble Energy yang berpusat di Texas yang bertujuan menurunkan biaya listrik di kerajaan miskin energi.

Noble Energy dan Delek Group “Israel” adalah, antara lain, mitra dalam ladang gas Leviathan yang baru beroperasi di lepas pantai Mediterania “Israel”.

Dalam sebuah pernyataan, NEPCO mengatakan mengimpor gas dari “Israel” adalah “opsi terakhir” setelah pasokan gas Mesir berakhir karena saluran pipanya di Sinai kerap menjadi sasaran. NEPCO mengatakan “Israel” adalah “satu-satunya sumber yang tersedia”.

Bertentangan dengan kebijakan resmi kerajaan, banyak rakyat Yordania menilai “Israel” sebagai musuh dan sering menemui langkah-langkah menuju “normalisasi” dengan reaksi publik yang hebat. Lebih dari setengah populasi diyakini sebagai pengungsi Palestina atau keturunan mereka.

Berita Terkait

Puluhan polisi pada Jumat (17/1) membentuk barisan untuk mencegah demonstrasi. Para demonstran meneriakkan slogan-slogan anti-“Israel” dan memegang spanduk bertuliskan, “Kontrak gas dengan musuh adalah bentuk penjajahan!” Dan “Hentikan kesepakatan gas!”

Para pengunjuk rasa yang mengibarkan bendera Yordania juga mengancam akan menggulingkan pemerintah jika tetap mematuhi kesepakatan tersebut.

Murad al-Adayleh, sekretaris jenderal Partai Aksi Islam, menyerukan kepada pemerintah, “yang telah memungkinkan dimulainya impor gas,” untuk mundur.

Ketika ditandatangani pada 2016, kesepakatan itu tidak ditinjau oleh majelis rendah Yordania. Tahun lalu, badan tersebut mengeluarkan resolusi yang tidak mengikat terhadap perjanjian itu.

Sesi parlemen direncanakan pada hari Minggu untuk mengirim memo mendesak meminta larangan pembelian gas dari “Israel”.

Kontrak senilai $ 10 miliar itu diperkirakan akan menyediakan 45 miliar meter kubik gas “Israel” ke Yordania selama 15 tahun ke depan.

Dari ladang gas Leviathan yang sama, “Israel” juga mulai mengekspor gas alam ke Mesir. Pada hari Jumat (17/1), Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu membual tentang langkah tersebut, mengatakan di Twitter bahwa ia telah bekerja keras untuk menjadikan negara Zionis tersebut “pengekspor global”. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

PBB Desak Irak Batalkan Eksekusi Massal Puluhan Tahanan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – PBB mendesak Baghdad untuk menghentikan semua eksekusi massal terhadap tahanan, seperti dilansir Al Jazeera (20/11/2020). Bulan Oktober lalu, Irak telah tercatat melakukan eksekusi yang tidak fair terhadap 40…

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

DPR: Baliho HRS Urusan Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya mengatakan penurunan baliho bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) merupakan ranah dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Maka dari…

Iklan