Hizbullah: Saatnya sekutu Iran balas kematian Soleimani

771

Support Us

BEIRUT (Arrahmah.com) – Hizbullah Libanon mengatakan pada Minggu (12/1/2020) bahwa sudah waktunya bagi sekutu Iran mulai bekerja untuk membalas dendam atas pembunuhan Mayor Jenderal Qassem Soleimani meskipun itu akan menjadi “jalan panjang” agar tujuan mengeluarkan pasukan AS dari wilayah tersebut tercapai.

Hassan Nasrallah juga membantah bahwa jenderal Iran telah berencana untuk meledakkan kedutaan besar AS, seperti diungkap Presiden AS Donald Trump.

Hizbullah, sebuah kelompok bersenjata lengkap yang ditunjuk sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, didirikan pada 1982 oleh Pengawal Revolusi Iran (IRGC) dan merupakan bagian penting dari aliansi regional pimpinan Teheran yang dikenal sebagai “poros perlawanan.”

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Nasrallah mengatakan bahwa komandan yang dibunuh, Soleimani, adalah wakil Iran di wilayah tersebut, dan bahwa ia telah meminta milisi pro-Iran untuk mengirim para militannya ke Irak.

Nasrallah menekankan peran Soleimani di Suriah, Irak, dan Yaman, mencatat bahwa Soleimani sering berkunjung ke Libanon.

Mengenai komandan tinggi Irak Abu Mahdi al-Mohandes yang dibunuh bersama dengan Soleimani oleh serangan pesawat tak berawak AS di ibukota Irak, Baghdad, pada 3 Januari lalu, Nasrallah mengatakan, “Al-Mohandes menganggap dirinya seorang tentara Qassem Soleimani.”

Nasrallah mengklaim bahwa jika bukan karena Soleimani dan al-Mohandes, “ISIS” akan menyebar ke Teluk Arab dan Timur Tengah.

Berita Terkait

Iran menanggapi pembunuhan Soleimani dengan meluncurkan rudal di dua pangkalan militer di Irak yang menampung pasukan AS pada hari yang sama. Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khameini menyebutnya “tamparan” bagi Amerika Serikat dan mengatakan pasukan AS harus meninggalkan wilayah itu.

Meskipun kawasan itu tetap tegang, kedua pihak telah mundur dari mengintensifkan konflik sejak serangan Iran.

Nasrallah mengatakan pekan lalu bahwa sekutu Iran, yang meliputi pemerintah Suriah dan banyak kelompok paramiliter yang dibentuk dengan dukungan Iran di Irak dan Suriah, harus membantu membalas dendam yang tepat atas pembunuhan Soleimani.

“Saya percaya ini saatnya sumbu perlawanan untuk mulai bekerja,” katanya dalam pidatonya, Minggu (12/1).

“Pasukan perlawanan serius dan bertujuan untuk tujuan besar yang saya usulkan,” kata Nasrallah, merujuk pada tujuan melihat pasukan AS meninggalkan wilayah tersebut.

Pembalasan akan terjadi dalam “hari-hari, minggu-minggu, bulan-bulan mendatang,” katanya, menambahkan “ini adalah jalan yang panjang.”

Amerika Serikat menganggap Hizbullah bertanggung jawab atas pemboman bunuh diri yang menghancurkan markas Marinir AS di Beirut pada Oktober 1983, menewaskan 241 prajurit, dan pemboman bunuh diri pada tahun yang sama di kedutaan AS. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Satu tentara tewas dalam serangan bom ranjau di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Ledakan ranjau di wilayah Karabakh Atas menewaskan satu tentara Azerbaijan dan juga melukai seorang tentara Rusia, kata pejabat militer Rusia, Senin (23/11/2020). Ledakan itu terjadi di wilayah Suqovusan di…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Serangkaian roket hantam Kabul, 8 dilaporkan tewas

KABUL (Arrahmah.com) - Beberapa roket menghantam daerah pemukiman pada awal jam sibuk di ibukota Afghanistan Kabul pada Sabtu (21/11/2020), menewaskan sedikitnya delapan warga sipil dan melukai 31 lainnya, kata pejabat polisi setempat.…

Drone Turki lancarkan serangan di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Sebuah pesawat tak berawak Turki dilaporkan melakukan serangan udara di wilayah utara provinsi Al-Raqqa pada Ahad (22/11/2020), Kantor Berita rezim Suriah SANA melaporkan. Menurut laporan tersebut, Angkatan…

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Saudi akan investasikan lebih dari $ 5 miliar untuk AI

RIYADH (Arrahmah.com) - Arab Saudi berencana untuk menginvestasikan lebih dari 20 miliar riyal ($ 5,3 miliar) untuk kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2030, Ketua Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan (SDAIA) Saudi Abdullah Bin Sharaf…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Rusia hentikan PBB daftar hitamkan milisi Libya

NEW YORK (Arrahmah.com) - Rusia pada Jumat (20/11/2020) menghentikan komite Dewan Keamanan PBB dari mendaftarhitamkan kelompok milisi Libya dan pemimpinnya atas pelanggaran hak asasi manusia. Rusia berceloteh ingin melihat lebih banyak…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

DPR: Baliho HRS Urusan Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya mengatakan penurunan baliho bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) merupakan ranah dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Maka dari…

Iklan