Berita Dunia Islam Terdepan

AS: Kapal Rusia dekati kapal pemusnah Amerika di Laut Arab

963

Support Us

DUBAI (Arrahmah.com) – Sebuah kapal angkatan laut Rusia “secara agresif mendekati” kapal perusak Angkatan Laut AS di Laut Arab Utara pada Kamis, Armada Kelima Angkatan Laut AS yang bermarkas di AS mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (10/1/2020).

Armada Kelima mengatakan kapal perusak AS USS Farragut membunyikan lima ledakan singkat dan meminta kapal Rusia mengubah jalur.

“Kapal Rusia awalnya menolak tetapi akhirnya mengubah arah dan kedua kapal membuka jarak satu sama lain,” kata pernyataan itu.

Insiden ini adalah contoh terbaru dari pertemuan dekat antara pasukan militer AS dan Rusia yang oleh para pejabat Amerika gambarkan “tidak aman atau provokatif”.

Berita Terkait

Itu terjadi kira-kira tujuh bulan setelah insiden lain di Pasifik ketika kapal perang AS dan Rusia begitu dekat sehingga kapal AS harus melakukan manuver darurat untuk menghindari tabrakan, klaim Angkatan Laut Amerika.

Seorang pejabat Angkatan Laut AS mengatakan bahwa Farragut adalah bagian dari kelompok kapal induk USS Harry S. Truman dan Farragut ditugaskan untuk mencegat kapal-kapal musuh yang potensial untuk mencegah mereka mendekati kapal induk.

Kementerian Pertahanan Rusia menanggapi Jumat (10/1) dengan menuduh USS Farragut melakukan manuver berbahaya. Kementerian Pertahanan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa klaim Angkatan Laut AS “tidak sesuai dengan kenyataan,” dan menuduh kru USS Farragut bertindak “tidak profesional.”

“Kapal perusak Angkatan Laut AS, yang berada di sebelah kiri kapal perang Rusia yang bergerak maju, sangat melanggar aturan internasional untuk mencegah tabrakan kapal di laut pada 9 Januari 2020, setelah melakukan manuver untuk menyalib [kapal Rusia] ,” kata pernyataan itu. “Awak kapal perang Rusia bertindak secara profesional, mengambil manuver yang mencegah tabrakan dengan kapal pengganggu,” tambah Kementerian Pertahanan Rusia.

Rusia menanggapi hal serupa setelah pertemuan pada Juni, mengklaim bahwa kapal AS yang memicu insiden itu, menurut komentar yang dibawa oleh kantor berita RIA-Novosti yang dikelola pemerintah. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.