Hindari hujan bom, masyarakat sipil Suriah berlindung di Masjid

415

Support Us

IDLIB (Arrahmah.com) – Setidaknya 49 keluarga telah mengungsi di sebuah masjid di kota Idlib Suriah untuk melarikan diri dari serangan terhadap warga sipil oleh rezim Bashar Asad dan pasukan Rusia.

Cuaca musim dingin yang parah juga membuat hidup menjadi sulit, meskipun LSM Bulan Sabit Merah Turki telah memasok makanan dan selimut untuk para pengungsi.

Berbicara kepada kantor berita Anadolu Agency pada Selasa (31/12/2019), Abdullah Sharaf Al-Din, yang termasuk di antara mereka yang berlindung di masjid, mengatakan bahwa mereka harus meninggalkan rumah mereka untuk menghindari pemboman yang dilakukan oleh Rusia dan rezim Suriah di daerah mereka.

Dia mengatakan dia berlindung di masjid dengan istri dan enam anaknya sembilan hari yang lalu, sembari berjuang untuk bertahan hidup di tengah musim dingin yang keras.

Istri Sharaf Al-Din mengatakan anak-anaknya sakit karena cuaca dingin.

Dia berharap perang akan segera berakhir sehingga mereka dapat kembali ke rumah.

Pengungsi lain, Fatima Ahmadi menjelaskan bahwa dia berlindung di masjid dua hari yang lalu dengan anak-anaknya untuk menghindari pemboman hebat di kotanya, Maarat Al-Numan.

Dia menunjukkan bahwa kondisi hidup mereka sangat buruk dan dia tidak bisa menemukan tempat selain masjid untuk melindungi anak-anaknya.

Ahmadi berterima kasih kepada semua organisasi dan badan amal yang telah mendukung dan membantu mereka, terutama di tengah cuaca yang dingin.

Menurut sebuah laporan, tercatat sejak November, gelombang serangan oleh rezim Suriah dan para sekutunya telah mengakibatkan lebih dari 264.000 warga sipil pindah dari Idlib ke daerah-daerah dekat perbatasan Turki.

Berita Terkait

Pada 20 Desember, rezim Asad dan sekutunya meluncurkan kampanye militer terutama di kota-kota Maarat Al-Numan dan Saraqib serta daerah pedesaan di sekitarnya.

Serangan udara di wilayah itu dihentikan setelah kunjungan ke Moskow oleh delegasi Turki yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Sedat Onal pada 23 Desember.

Turki dan Rusia sepakat pada September tahun lalu untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

Sejak itu, lebih dari 1.300 warga sipil telah tewas dalam serangan oleh rezim dan pasukan Rusia di zona de-eskalasi ketika gencatan senjata terus dilanggar.

Lebih dari satu juta warga Suriah telah pindah menuju daerah dekat perbatasan Turki karena serangan hebat tahun ini.

Menurut Koalisi Nasional untuk Pasukan Revolusioner dan Oposisi Suriah, provinsi Idlib adalah rumah bagi sekitar tiga juta warga sipil, di mana 75% di antaranya wanita dan anak-anak.

Sejak meletusnya perang Suriah pada 2011, Turki telah menampung sekitar 3,7 juta warga Suriah yang melarikan diri dari negara mereka, menjadikannya negara tuan rumah pengungsi terbaik di dunia.

Ankara sejauh ini menghabiskan $ 40 miliar untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi, menurut angka resmi. (rafa/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Meski Ada Sejumlah Bukti, Arab Saudi Bantah Pertemuan Rahasia Dengan PM "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud membantah pemberitaan bahwa Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Ahad (22/11/2020) untuk bertemu dengan…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

SITE lansir AQIM tunjuk pemimpin baru

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Kelompok Al-Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dilaporkan terbunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau yang berbasis di…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

FPI: Habib Rizieq Diizinkan Pulang Dari RS Ummi Bogor Karena Sehat Wal Afiat

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar SH, membantah hoax yang beredar bahwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kabur dari RS Ummi Bogor, Jawa Barat. "Berita dan informasi itu muncul dari pihak-pihak dan…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Iklan