Dikepung protes atas serangan udara, AS evakuasi kedubesnya

366

Support Us

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Duta Besar AS untuk Irak dan staf lainnya dievakuasi dari kedutaan mereka di Baghdad pada Selasa (31/12/2019), kata para pejabat Irak, ketika ribuan demonstran dan pejuang milisi di luar gerbang mengecam serangan udara Amerika di Irak.

Pada Minggu (29/12), pesawat-pesawat AS telah menyerang pangkalan-pangkalan milik milisi pro Iran, sebuah langkah yang berisiko menarik Irak lebih jauh ke dalam konflik proksi antara Washington dan Teheran pada saat ketika protes massa menantang sistem politik negeri Muslim tersebut.

Serangan Paman Sam terhadap milisi Kataib Hizbullah diklaim sebagai tanggapan atas pembunuhan seorang kontraktor sipil AS dalam serangan roket di sebuah pangkalan militer Irak.

Di luar kedutaan, pengunjuk rasa melemparkan batu ke pintu gerbang sementara yang lain meneriakkan, “Katakan tidak untuk Amerika! … Katakan tidak untuk Trump!”

Pasukan khusus Irak dikerahkan di sekitar gerbang utama untuk mencegah para demonstran memasuki kedutaan.

Ribuan rakyat Irak telah turun ke jalan hampir setiap hari untuk mengutuk, antara lain, milisi seperti Kataib Hizbullah dan para patron Iran lainnya yang mendukung pemerintahan Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi.

Tetapi pada Selasa (31/12), para milisi ini jugalah yang berteriak “Tutup (kedutaan Amerika) atas nama rakyat” di gerbang Kedutaan dan menghancurkan kamera pengintai di sekitar gedung dengan batu bata dan batu.

Qais al-Khazali, pemimpin milisi Asaib Ahl al-Haq, dan banyak pemimpin senior milisi lainnya termasuk di antara para demonstran.

“Orang Amerika tidak diinginkan di Irak. Mereka adalah sumber kejahatan dan kami ingin mereka pergi,” kata Khazali kepada Reuters. Khazali adalah salah satu pemimpin milisi Syiah yang paling ditakuti dan dihormati di Irak, dan salah satu sekutu terpenting Iran.

Kataib Hizbullah adalah salah satu milisi yang didukung Iran paling kecil tapi paling kuat. Benderanya digantung di pagar yang mengelilingi kedutaan.

Komandan milisi Jamal Jaafar Ibrahimi, juga dikenal sebagai Abu Mahdi al-Mohandes, dan pemimpin Organisasi Badr Hadi al-Amiri juga ikut dalam protes tersebut.

Abdul Mahdi mengutuk serangan udara yang menewaskan sedikitnya 25 pejuang dan melukai 55 lainnya. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Anies Baswedan Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI Jakarta mengabarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19. "Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus COVID-19," demikian kabar…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

30 pasukan Afghan tewas digasak bom di Ghazni

KABUL (Arrahmah.com) - Sebuah pemboman mobil di provinsi tengah Afghanistan, Ghazni, menewaskan sedikitnya 30 anggota pasukan keamanan Afghanistan pada Minggu (29/11/2020), kata para pejabat, dan korban dapat meningkat mengingat intensitas…

Pria ini berjalan kaki dari Afrika ke Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Shahid Bin Yusef Takala, seorang dosen universitas Afrika Selatan, telah berjalan dari Cape Town ke Masjid Al-Aqsa Yerusalem dan berencana untuk melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki ke Madinah dan Mekah…

Habib Hanif: Saat Ini Petamburan Kondusif, Mohon Doanya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Acara Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh pada Rabu (2/12/2020) yang digelar sejak jam 9 pagi hingga siang yang dihadiri oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab, berlangsung dengan lancar. Namun pada sore harinya,…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

DK PBB mungkin tak campur tangan soal pembunuhan Fakrizadeh

NEW YORK (Arrahmah.com) - Beberapa jam setelah terbunuhnya ilmuwan nuklir Iran, Teheran meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk aksi dan mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Namun…

Mesir: Qatar rusak pembicaraan damai melalui dukungan untuk pemerintah Libya

KAIRO (Arrahmah.com) - Qatar merusak pembicaraan damai melalui dukungannya untuk Pemerintah Nasional Libya (GNA) yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata para pejabat Mesir, yang dilansir Al-Monitor. Oktober lalu, Qatar…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah