Tindak protes, India blokir internet di Uttar Pradesh

118

Support Us

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Pihak berwenang India telah meningkatkan keamanan di kota-kota besar dan layanan data seluler diblokir di beberapa tempat di tengah protes nasional terhadap undang-undang kewarganegaraan baru.

Administrasi Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India, menutup layanan internet seluler di banyak bagian negara bagian itu pada Kamis malam (26/12/2019), termasuk ibukota provinsi Lucknow, kata pemerintah negara bagian itu.

Beberapa saluran televisi melaporkan bahwa polisi telah memberlakukan undang-undang darurat di beberapa bagian ibukota, New Delhi, yang melarang pertemuan jenis apapun di tempat umum.

Larangan semacam itu telah diberlakukan selama lebih dari seminggu di Uttar Pradesh, yang telah menyaksikan tindakan keras terburuk. Kepolisian negara telah dituduh membunuh 19 orang di sana, kebanyakan dari mereka adalah Muslim.

Berita Terkait

Setidaknya 27 orang telah tewas dalam protes di seluruh negeri sejak Undang-Undang Amendemen Kewarganegaraan (CAA) diadopsi pada 11 Desember. Undang-undang itu dipandang diskriminatif terhadap Muslim, yang mengisi sekitar 14 persen dari 1,3 miliar penduduk India.

Undang-undang ini membuat lebih mudah bagi orang-orang dari minoritas non-Muslim di Afghanistan, Bangladesh, dan Pakistan yang menetap di India sebelum 2015 untuk mendapatkan kewarganegaraan India.

Para kritikus mengatakan pengucilan Muslim melanggar konstitusi sekuler India dengan menjadikan agama sebagai dasar kewarganegaraan.

Reaksi terhadap UU yang didorong melalui Parlemen oleh pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi dari Partai Bharatiya Janata (BJP) adalah tantangan terbesar yang dia hadapi sejak dia pertama kali terpilih pada tahun 2014.

Kekerasan memuncak pada Jumat lalu ketika polisi bentrok dengan pengunjuk rasa di beberapa kota, terutama di Uttar Pradesh, tempat Muslim membentuk hampir 20 persen dari 204 juta penduduknya. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Israel Lancarkan Serangan Artileri ke Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan penjajah Zionis, pada Sabtu malam (21/11/2020), kembali melancarkan serangan artileri ke sebuah pos kendali lapangan di Jalur Gaza utara, tak lama setelah jatuhnya sebuah roket yang ditembakkan dari…

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Jazuli: Jangan Sampai TNI Terjebak Politik Praktis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap agar TNI bersikap dan bertindak secara terukur dan proporsional dalam merespon dinamika politik di masyarakat. Jangan sampai TNI terjebak dalam politik praktis yang mana hal…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Usai umumkan kemenangan, Aliyev katakan siap jalin hubungan dengan Armenia

BAKU (Arrahmah.com) - Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa Baku siap untuk menjalin hubungan normal dengan Yerevan jika "kekuatan yang sehat" berkuasa di Armenia. "Sekarang ada krisis internal yang…

Ratusan Ribu Orang Iringi Pemakaman Ulama Kharismatik Pakistan

LAHORE (Arrahmah.com) – Ratusan ribu pelayat menghadiri pemakaman ulama kharismatik Pakistan Khadim Hussain Rizvi (54) di kota Lahore meski pemerintah melarang perkumpulan publik karena pandemi Covid-19, Sabtu (21/11/2020). Rizvi…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Satu tentara tewas dalam serangan bom ranjau di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Ledakan ranjau di wilayah Karabakh Atas menewaskan satu tentara Azerbaijan dan juga melukai seorang tentara Rusia, kata pejabat militer Rusia, Senin (23/11/2020). Ledakan itu terjadi di wilayah Suqovusan di…

Iklan