Ratusan masyarakat Hong Kong gelar demonstrasi dukung Muslim Uighur

397

Support Us

HONG KONG (Arrahmah.com) – Polisi anti huru hara di Hong Kong membubarkan sebuah unjuk rasa yang digelar untuk mendukung Muslim Uighur Cina pada Ahad (22/12/2019) protes yang awalnya berjalan damai mendadak kacau ketika sekelompok kecil pengunjuk rasa melempar bendera Cina dari sebuah gedung pemerintah terdekat dan berusaha untuk membakarnya.

Penyelenggara menghentikan aksi tersebut dan mengamankan bendera yang hendak dibakar.

Berita Terkait

Polisi anti huru hara kemudian mencoba membubarkan demonstran dengan semprotan merica, namun hal tersebut memantik kemarahan dari demonstran yang kemudian melemparkan botol air ke arah polisi.

Seorang petugas mengambil senjatanya dan mengarahkannya ke arah demonstran, tetapi tidak menembak. Setidaknya dua pengunjuk rasa ditangkap.

Dilansir Al-Jazeera, ratusan orang bergabung dalam demonstrasi tersebut, beberapa dari mereka membawa  bendera biru dan putih yang merupakan lambang dari gerakan kemerdekaan di wilayah Xinjiang, Cina barat laut.

Cina telah menghadapi kecaman internasional karena menahan sekitar satu juta warga Uighur dan etnis minoritas Muslim lainnya dalam kamp yang mereka sebut sebagai pusat pelatihan kejuruan, tetapi para kritikus mengatakan bahwa itu adalah kamp-kamp interniran.

Munculnya sistem pengawasan dan penjara besar-besaran yang sekarang menyelimuti sebagian besar Xinjiang telah diawasi dengan ketat di Hong Kong, yang selama enam bulan ini mealkukan protes besar dan kadang-kadang dengan kekerasan terhadap pemerintahan Beijing.

Penahanan Muslim Uighur dikecam oleh 22 negara secara tertulis untuk PBB

Nyanyian dan bendera Pro-Uighur telah menjadi hal biasa dalam pawai Hong Kong, tetapi demonstrasi Ahad kemarin adalah yang pertama yang secara khusus didedikasikan untuk Uighur.

Kerumunan orang berkumpul di sebuah alun-alun dekat dengan pinggiran kota mendengarkan pidato-pidato peringatan bahwa penindasan Partai Komunis Tiongkok di Xinjiang suatu hari nanti dapat terjadi di Hong Kong.

“Kita tidak akan melupakan mereka yang memiliki tujuan yang sama dengan kita, perjuangan kita untuk kebebasan dan demokrasi serta luapan kemarahan terhadap Partai Komunis Cina,” seorang pembicara berteriak melalui pengeras suara. (rafa/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Mabes TNI Tak Pernah Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan petinggi di jajaran Markas Besar (Mabes) TNI tidak ada yang pernah memberikan perintah untuk menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

SITE lansir AQIM tunjuk pemimpin baru

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Kelompok Al-Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dilaporkan terbunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau yang berbasis di…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

Tidak rela rumahnya dibongkar petugas, seorang wanita bakar diri

TEHERAN (Arrahmah.com) - Insiden mengejutkan tentang seorang wanita yang membakar dirinya di provinsi Hormozgan di Iran selatan telah menimbulkan kemarahan dan kemarahan yang meluas di seluruh negeri, lapor Anadolu Agency. Insiden itu…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Wagub DKI Diperiksa Hari Ini Terkait Acara Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyidik Polda Metro Jaya juga akan memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk dimintai keteranggan pada hari ini, Senin…

Iklan