Rusia akan bentuk pasukan lokal di Suriah timur laut

408

Support Us

SURIAH (Arrahmah.com) – Rusia sedang bekerja untuk membangun kekuatan militer baru di wilayah mayoritas Kurdi di Suriah timur laut dengan tujuan untuk mengerahkan pasukan dan perangkat keras ke daerah-daerah di sepanjang perbatasan Suriah-Turki, sumber-sumber lokal mengatakan kepada VOA.

Pasukan militer dilaporkan akan menggantikan kelompok bersenjata Kurdi yang didukung AS yang diklaim Turki sebagai teroris.

“Rusia telah membuka pusat rekrutmen di dua kota di wilayah kami, termasuk Amuda dan Tal Tamr,” kata seorang jurnalis Kurdi, yang meminta namanya tidak disebutkan, seperti dilansir VOA pada Jumat (20/12/2019).

Dia mengatakan kepada VOA bahwa dia mengenal “beberapa pemuda yang telah mendaftar untuk bergabung dengan pasukan ini,” menambahkan bahwa Rusia terutama “merekrut etnis Kurdi.”

Rami Abdurrahman, direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), mengonfirmasi kepada VOA bahwa upaya Rusia sedang dilakukan untuk membangun pasukan sekutu di wilayah Kurdi.

Para pejabat militer Kurdi mengatakan mereka mengetahui rencana Rusia, menekankan bahwa para pejuang baru sebagian besar akan digunakan untuk misi patroli, bersama dengan pasukan Rusia di daerah itu.

“Mereka yang bergabung dengan pasukan baru adalah orang-orang kami,” kata seorang komandan senior Pasukan Demokrat Suriah (SDF).

Berita Terkait

“Kami ingin memastikan bahwa kami memiliki hubungan militer yang erat dengan Rusia,” katanya kepada VOA dengan syarat anonim karena ia tidak berwenang untuk membicarakan masalah ini kepada media.

Pejabat SDF mengesampingkan potensi konfrontasi antara pasukan yang baru didirikan Rusia dan SDF yang didukung AS karena “kami pada dasarnya terlibat dalam proses perekrutan dan pemeriksaan para pejuang baru.”

SDF adalah aliansi militer yang dipimpin Kurdi yang telah menjadi mitra efektif Amerika Serikat dalam perjuangannya melawan ISIS.

Para pejabat SDF telah menyatakan kepada VOA bahwa mereka memiliki setidaknya 85.000 pejuang yang telah dilatih dan diperlengkapi oleh koalisi pimpinan AS.

Menyusul keputusan pada bulan Oktober oleh Presiden AS Donald Trump untuk menarik pasukan AS di dekat perbatasan Suriah-Turki, militer Turki dan sekutunya, pejuang oposisi Suriah, memulai serangan di Suriah timur laut untuk membersihkan wilayah itu dari pejuang Kurdi yang dipandang Turki sebagai teroris.

Ankara mengatakan SDF adalah perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang berbasis di Turki, yang telah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa.

AS, bagaimanapun, memiliki standar ganda terkait dua kelompok Kurdi tersebut. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Rusia lancarkan serangan kuat di Latakia timur, targetkan benteng Jihadi

LATAKIA (Arrahmah.com) - Pasukan Rusia melancarkan beberapa serangan udara di wilayah timur laut Latakia, menargetkan benteng utama jihadi di wilayah Jabal Al-Akrad. Menurut laporan lapangan dari provinsi Latakia, pasukan Rusia…

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Israel Lancarkan Serangan Artileri ke Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan penjajah Zionis, pada Sabtu malam (21/11/2020), kembali melancarkan serangan artileri ke sebuah pos kendali lapangan di Jalur Gaza utara, tak lama setelah jatuhnya sebuah roket yang ditembakkan dari…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Australia harus miliki sendiri laporan kejahatan pasukannya di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Pejabat tinggi militer Australia pada Minggu (22/11/2020) bahwa departemen pertahanan harus memiliki laporan terbaru mengenai pasukannya yang melakukan kejahatan di Afghanistan dan bersumpah untuk melakukan…

Iklan