LSM: Afiliasi ISIL eksekusi 4 sandera di Nigeria

Nigerian soldiers patrol the country's northeast region following an attack in October blamed on fighters belonging to the Islamic State West Africa Province (ISWAP) group [File: AFP]
276

ABUJA (Arrahmah.com) – Anggota kelompok yang berafiliasi kepada ISIL atau ISIS telah mengeksekusi empat sandera Nigeria yang ditahan sejak Juli, ungkap kelompok donor Perancis, Action Against Hunger, pada Jumat (13/12/2019).

Keempat korban termasuk di antara enam sandera yang ditahan oleh pejuang bersenjata dari kelompok Negara Islam Afrika Barat (ISWAP) di Nigeria, LSM yang berbasis di Paris itu mengatakan, menambahkan bahwa salah satu staf dan dua pengemudi mereka di antara mereka yang tewas.

“Kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas penculikan pekerja kemanusiaan pada 18 Juli, telah membunuh empat sandera,” kata Action Against Hunger dalam sebuah pernyataan tanpa mengidentifikasi para korban.

Seorang sandera lainnya terbunuh pada bulan September.

Mereka menyerukan pembebasan segera sandera terakhir, mengatakan pihaknya “sangat prihatin dan menyerukan pembebasan segera anggota stafnya, Grace, yang tetap dalam tahanan.”

Keenamnya, seorang karyawan AAH, dua pengemudi dan tiga personil kementerian kesehatan diculik ketika memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang rentan di dekat kota Damasak di Negara Bagian Borno.

Pengemudi mereka terbunuh dalam penyergapan penculikan yang dilakukan oleh kelompok ISWAP, yang diklaim kelompok sempalan dari Boko Haram.

ISWAP telah berulang kali menyerang pangkalan militer dan sebelumnya menargetkan pekerja bantuan di timur laut Nigeria.

“Action Against Hunger mengutuk pembunuhan terbaru ini dan sangat menyesal bahwa seruannya untuk membebaskan para sandera belum ditindaklanjuti,” kata kelompok itu dalam pernyataannya.

Sementara itu, pada Kamis (12/12) ISWAP membunuh 14 pejuang pro-pemerintah dan seorang perwira polisi di timur laut Nigeria, kata para pemimpin milisi kepada AFP, Jumat (13/12). (Althaf/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.