Berupaya tingkatkan perekonomian, Sisi minta warga Mesir bekerja 12 jam per hari

182

Support Us

KAIRO (Arrahmah.com) – Pemimpin rezim Mesir Abdel Fattah Al-Sisi telah menyerukan kepada warga Mesir untuk memulai hari mereka pada pukul 6 pagi dan bekerja sampai jam 6 sore untuk meningkatkan perekonomian.

Pada pembukaan proyek furnitur di kota Damietta, presiden mengatakan ini akan membantu meningkatkan produksi dan ekspor Mesir ke dunia dan memberi manfaat bagi negara.

“Seorang pria harus mulai bekerja pada pukul 6 pagi dan berlanjut sampai 6 sore, yaitu 12 jam. Katakanlah dia makan siang satu jam, itu 11 jam, ini tepat,” ujar Al-Sisi, seperti dilansir MEMO (3/12/2019).

Ini bukan pertama kalinya Al-Sisi meminta rakyat Mesir untuk bekerja lebih keras untuk menyelamatkan negara. Dua tahun ia diejek secara online setelah meminta warga untuk menyumbangkan uang receh mereka ke proyek amal dalam upaya untuk meningkatkan perekonomian negara.

“Tidak bisakah kita mengambil uang receh, katakan 50 pence, dan memasukkannya ke dalam rekening untuk mendanai proyek perumahan?” Tanyanya sehubungan dengan proyek perumahan di Alexandria yang didanai oleh pengusaha dan sumbangan.

Presiden juga telah meminta orang Mesir untuk menurunkan berat badan agar dapat menghemat uang, telah mengatakan bahwa orang Mesir harus lebih berhati-hati terhadap diri mereka sendiri dan meminta acara TV untuk tidak membiarkan presenter dan tamu yang kelebihan berat badan tampil di udara.

Berita Terkait

Al-Sisi dituduh mengejek orang-orang gemuk dan mengabaikan fakta bahwa harga buah dan sayuran meroket setelah reformasi ekonomi, karena pemerintah memangkas subsidi makanan.

Pada tahun 2017 demonstrasi pecah di seluruh negeri ketika harga minyak, gula dan roti menjadi tidak terjangkau bagi orang Mesir yang mengandalkan sistem ransum negara itu.

Seorang jenderal di dinas keamanan Mesir, Mohamed Mansour mengatakan “tidak sopan” untuk mengeluh tentang kenaikan harga dan kekurangan makanan dan meminta warga Mesir untuk “mengorbankan makan malam mereka” demi negara mereka.

Sejak 2016 rezim Mesir telah menerapkan program penghematan yang parah dengan imbalan pinjaman IMF. Rakyat Mesir biasa telah berjuang untuk memenuhi kenaikan biaya bahan bakar dan listrik.

Tingkat kemiskinan di negara ini lebih dari 30 persen dan Bank Dunia baru-baru ini merilis sebuah laporan yang mengatakan 60 persen warga negara itu miskin atau rentan.

Ironisnya, terungkap bahwa Al-Sisi dan lingkaran dalamnya menghabiskan jutaan dolar untuk istana mewah sementara warga menderita. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Tidak rela rumahnya dibongkar petugas, seorang wanita bakar diri

TEHERAN (Arrahmah.com) - Insiden mengejutkan tentang seorang wanita yang membakar dirinya di provinsi Hormozgan di Iran selatan telah menimbulkan kemarahan dan kemarahan yang meluas di seluruh negeri, lapor Anadolu Agency. Insiden itu…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

SITE lansir AQIM tunjuk pemimpin baru

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Kelompok Al-Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dilaporkan terbunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau yang berbasis di…

Wagub DKI Diperiksa Hari Ini Terkait Acara Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyidik Polda Metro Jaya juga akan memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk dimintai keteranggan pada hari ini, Senin…

Iklan