Pertama kalinya, Arab Saudi akan keluarkan visa pariwisata

Seorang pemandu wisata Saudi berdiri di dalam sebuah makam di situs kuno Madain Saleh, Al-Ula, Arab Saudi 10 Februari 2019 (Foto: Reuters)
180

RIYADH (Arrahmah.com) – Arab Saudi akan memulai aktivasi visa pariwisata baru untuk 49 negara pada Sabtu (28/9/2019), ungkap media setempat.

Komisi pariwisata Saudi mulai melatih stafnya untuk mengeluarkan visa baru, sebagaimana dilansir harian Saudi Okaz pada Jumat (27/9). Pada awalnya, visa pariwisata akan tersedia untuk puluhan negara termasuk AS, Jepang, Malaysia, Cina, Singapura, dan lainnya.

“Visa pariwisata akan dikeluarkan terlepas dari agama pemohon dan durasi tinggal bisa sampai 90 hari,” kata Ahmad Al-Khateeb, ketua Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Warisan Nasional, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Namun, Al-Khateeb menambahkan bahwa visa tidak akan tersedia untuk pemohon non-Muslim yang berencana untuk mengunjungi kota Mekah dan Madinah.

Arab Saudi berupaya memvariasikan sumber daya ekonominya dengan memprakarsai bentuk-bentuk baru sumber daya pariwisata, dan bertujuan untuk menargetkan wisatawan asing sesuai dengan “nilai-nilai dan warisan keramahtamahannya”.

“Membuka Arab Saudi untuk pariwisata adalah tonggak penting dalam implementasi Visi Pangeran Mahkota Muhammad bin Salman 2030, yang berupaya mendiversifikasi ekonomi negara dan mengurangi ketergantungannya pada minyak,” kata Al-Khateeb. (rafa/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.