Anies: Tiga mahasiswa alami pendarahan otak

744

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan ada tiga korban dari demonstran di Jakarta Selasa yang harus menjalani operasi akibat mengalami luka parah. 

Anies mengungkapkan, luka itu mencakup pendarahan dalam seperti selaput darah, otak, hingga tulang belakang.

“Ada tiga pasien yang dilakukan operasi karena pendarahan selaput darah, pendarahan otak, dan trauma tulang belakang. Itu ada tiga orang,” ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Secara keseluruhan, lanjut Anies, ada 273 pengunjuk rasa yang harus dirawat karena menderita luka.

Dari 273 pengunjuk rasa, mayoritas sudah diperbolehkan pulang karena sakit yang mereka derita tidak terlalu parah.

“Per tadi malam, mayoritas (pengunjuk rasa yang dirawat) sudah bisa pulang,” ujar Anies, lansir VIVA.

Anies mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan DKI pada Rabu ini tinggal 19 pengunjuk rasa yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit.

Berita Terkait

Rumah sakit itu di antaranya RSAL Mintohardjo (11 orang), Rumah Sakit Pusat Pertamina (tiga orang), lalu masing-masing satu orang di RS Pelni, RS Pasar Minggu, di RS Bhakti Mulia, RS Pasar Rebo, dan RSCM.

“Per jam 10.00 WIB tadi pagi, yang masih berada di dalam perawatan di rumah sakit jumlahnya 19 orang,” pungkasnya.

Diketahui, ribuan mahasiswa memadati depan Gedung DPR RI di Jakarta dan Gedung DPRD di daerah pada Senin (23/9/2019) hingga Selasa (25/9/2019).

Hari ini, di Jakarta mayoritas demonstran merupakan siswa Sekolah Teknik Mesin (STM) yang memadati Senayan hingga Palmerah.

Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta pemerintah membatalkan pengesahan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dan menunda Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), serta beberapa RUU lainnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo hingga saat ini masih belum mengeluarkan pernyataan perihal tuntutan dalam aksi demonstrasi mahasiswa di sejumlah titik di Indonesia.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Sudah Dua Pekan Para Pengungsi Merapi Menempati Barak Pengungsian

MAGELANG (Arrahmah.com)  - Naiknya status Siaga atau Level III Gunung Merapi membuat ribuan warga baik di DI Yogyakarta maupun di Jawa tengah harus mengungsi, terutama jika lokasi rumahnya berada didalam radius 5 kilometer dari puncak…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

SITE lansir AQIM tunjuk pemimpin baru

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Kelompok Al-Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dilaporkan terbunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau yang berbasis di…

Rezim Asad bunuh 98 orang di Daraa

DARAA (Arrahmah.com) - Rezim Suriah telah menyiksa 98 orang dalam dua tahun terakhir yang melanggar perjanjian Daraa 2018, menurut sumber lokal. Rezim menyiksa banyak orang yang tinggal di Daraa dan mengajukan amnesti berdasarkan…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

Media "Israel": Netanyahu temui MBS

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada hari Minggu (22/11/2020) untuk bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, kata…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Iklan