Trump akan kontak Modi dan Khan soal Kashmir

177

Support Us

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan segera mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan. Dia juga mengklaim bahwa ketegangan antara kedua negara telah berkurang sedikit banyak, lapor Dawn, kemarin (17/9/2019).

Trump membuat pernyataan pada hari Senin (16/9), saat menanggapi pertanyaan tentang rapat umum bersama dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Presiden AS dijadwalkan untuk berpidato bersama dengan Modi di Houston, Texas, pada 22 September.

Dia berkata, “Saya akan bertemu Perdana Menteri Modi dan saya – kami – juga akan bertemu dengan (perdana menteri) India dan Pakistan.”

“Dan saya pikir banyak kemajuan sedang dibuat di sana, banyak kemajuan,” katanya kepada wartawan.

Pernyataan Presiden Trump menunjukkan bahwa pemimpin AS itu masih tertarik untuk bertindak sebagai mediator antara dua tetangga bersenjata-nuklir di Asia Selatan untuk menyelesaikan sengketa Kashmir, lanjut Dawn.

Berita Terkait

Pengumuman Trump datang langsung setelah spekulasi media tentang pertemuan dengan Perdana Menteri Imran Khan selama Majelis Umum PBB (UNGA) di New York minggu depan.

Baik perdana menteri Pakistan dan India dijadwalkan akan hadir di Majelis Umum PBB di New York pada 27 September.

Meskipun Trump sudah dijadwalkan untuk bertemu Modi di Houston, jadwal UNGA menunjuk pada pertemuan dengan Imran di sela-sela Majelis Umum, lapor Dawn.

Kashmir – yang telah dibagi antara India dan Pakistan sejak kemerdekaan mereka pada tahun 1947 – telah menjadi pemicu bagi dua perang besar dan bentrokan yang tak terhitung jumlahnya antara musuh bebuyutan bersenjata nuklir, yang paling baru terjadi pada bulan Februari.

Ketegangan antara India dan Pakistan mencapai puncaknya pada 5 Agustus, ketika New Delhi membatalkan Pasal 370 dalam konstitusi India yang telah memberikan otonomi khusus kepada Kashmir – konstitusi dan hak pengambilan keputusan untuk semua hal kecuali untuk pertahanan, komunikasi dan urusan luar negeri.

Presiden AS pertama kali menawarkan diri untuk menengahi kedua negara pada 20 Agustus, dalam apa yang disebutnya situasi “ledakan” di Kashmir.

Sejak itu, ia telah mengulangi tawaran ini tetapi ditolak oleh Perdana Menteri Modi, yang menyatakan bahwa situasinya ada “di bawah kendali”. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Turki telah selesaikan persiapan tuk pengerahan pasukan di Karabakh

ANKARA (Arrahmah.com) - Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan pada Sabtu (21/11/2020) bahwa pasukan darat Turki telah menyelesaikan persiapan mereka dan segera menuju ke Azerbaijan untuk memantau gencatan senjata di Karabakh.…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

Ratusan Ribu Orang Iringi Pemakaman Ulama Kharismatik Pakistan

LAHORE (Arrahmah.com) – Ratusan ribu pelayat menghadiri pemakaman ulama kharismatik Pakistan Khadim Hussain Rizvi (54) di kota Lahore meski pemerintah melarang perkumpulan publik karena pandemi Covid-19, Sabtu (21/11/2020). Rizvi…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Tidak rela rumahnya dibongkar petugas, seorang wanita bakar diri

TEHERAN (Arrahmah.com) - Insiden mengejutkan tentang seorang wanita yang membakar dirinya di provinsi Hormozgan di Iran selatan telah menimbulkan kemarahan dan kemarahan yang meluas di seluruh negeri, lapor Anadolu Agency. Insiden itu…

Iklan