India akan caplok seluruh Kashmir suatu hari

India's Foreign Minister Subrahmanyam Jaishankar attends a news conference after a meeting with Russia's Foreign Minister Sergei Lavrov in Moscow, Russia, August 28, 2019 Reuters
861

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Menteri luar negeri India mengatakan pada Selasa (17/9/2019) bahwa bagian Kashmir yang dikendalikan oleh Pakistan adalah milik India dan bahwa ia mengharapkan New Delhi mendapatkan kontrol fisik atas wilayah itu suatu hari.

India memerintah Lembah Kashmir yang padat penduduknya, sementara Pakistan mengendalikan gundukan wilayah di barat wilayah yang digambarkan New Delhi sebagai Kashmir yang diduduki Pakistan (PoK).

“Posisi kami di PoK adalah, selalu dan akan selalu sangat jelas. PoK adalah bagian dari India dan kami berharap suatu hari nanti kami akan memiliki yurisdiksi, yurisdiksi fisik atasnya,” Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, mengatakan pada konferensi pers.

Bulan lalu, New Delhi membatalkan status khusus Kashmir yang ditinggali mayoritas Muslim dalam upaya untuk mengintegrasikan wilayah itu sepenuhnya ke India, sebuah langkah yang memicu protes dan kemarahan di Kashmir dan Pakistan.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian urusan luar negeri Pakistan mengutuk pernyataan Jaishankar.

“Datang dari negara pendudukan, pernyataan tidak bertanggung jawab dan asal-asalan seperti itu memiliki potensi untuk lebih meningkatkan ketegangan dan secara serius membahayakan perdamaian dan keamanan di kawasan itu,” katanya. “Pakistan selalu berarti perdamaian, tetapi kami juga akan siap untuk menanggapi secara efektif tindakan agresi apa pun.”

Kedua negara bersenjata nuklir itu telah dua kali berperang melawan Kashmir. Pakistan mengutuk keputusan India untuk mengubah status Kashmir dan mengatakan tindakan keras India terhadap protes dan perbedaan pendapat di kawasan itu akan mendorong lebih banyak Muslim dunia ke ekstremisme.

Jaishankar mengatakan pencabutan hak-hak khusus Kashmir adalah masalah internal India. (Althaf/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.