Bantuannya untuk padamkan karhutla di Riau ditolak, Anies Baswedan: Kami bersyukur kalau masalah api sudah selesai

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirimkan 65 orang satuan tugas pemadaman karhula di Riau. Pelepasan secara resmi dilakukan di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019) pagi.
1,632

JAKARTA (Arrahmah.com) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirim 65 personel untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Namun, bantuan itu ditolak Pemprov Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger mengatakan, pihaknya tidak membutuhkan 65 orang satgas penanganan karhutla yang dikirim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Meski demikian, Anies tetap menyampaikan rasa syukurnya atas kemampuan Satgas Karhutla Riau untuk menangani pemadaman secara mandiri.

“Kami bersyukur kalau masalah api sudah selesai, karena memang tujuan kita adalah membantu memadamkan api dan mengendalikan dampak-dampak daripada asap,” ungkap Anies di Bella Terra, Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (18/9/2019), lansir Liputan6.

Anies juga menjelaskan, dia sebenarnya mengirim bantuan itu ke Badan Nasional Penanggungulangan Bencana (BNPB) dan bukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Menurutnya, bantuan itu pun sebenarnya tak sia-sia dikirimkan. Sebab, BNPB dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengarahkan agar bantuan diberikan ke Kalimantan Tengah guna menangani karhutla di sana.

“Jadi ke mananya yang menentukan adalah BNPB. Per tadi informasinya malah diarahkan ke Kalimantan Tengah. Karena di sana kondisinya sedang berat,” kata Anies.

“Kami mengirimkan tim untuk membantu, lokasinya dimana diatur antara Kementerian Dalam Negeri dan BNPB. Malah yang berharap datang (bantuan) Jambi. Jambi meminta, kita siapkan. Kita siap mengikuti arahan dari Kemendagri dan BNPB,” terangnya.

Anies menegaskan, pihak Pemprov DKI akan selalu siap untuk memberikan bantuan bila diminta. Nantinya, pemberian bantuan itu akan dikoordinasikan dengan pihak Kemendagri.

“Kita kirimnya (bantuan) ke pemerintah pusat. Nanti pemerintah pusat yang kirim ke sana (tempat yang butuh bantuan). Jadi memang koordinasinya dengan Kemendagri,” ujarnya.

Meski bantuannya ditooak, Anies mengaku senang, karena artinya Riau sudah dalam keadaan aman.

“Kalau kami senang sekali kalau Riau sudah bebas asap. Alhamdulillah kalau Riau sudah bebas asap. Kita bersyukur,” dia mengakhiri.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirimkan 65 orang satuan tugas pemadaman karhula di Riau. Pelepasan secara resmi dilakukan di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019) pagi.

Pengiriman bantuan personel merupakan wujud kepedulian masyarakat Jakarta atas musibah bencana karhutla di Pulau Sumatra maupun Pulau Kalimantan.

ameera/arrahmah.cm)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.