Kilang minyak terbesar Saudi Aramco meledak dihantam drone Houtsi

Asap terlihat setelah kebakaran di sebuah pabrik Aramco di Abqaiq [Reuters]
958

RIYADH (Arrahmah.com) – Serangan pesawat tak berawak yang diklaim oleh milisi Houtsi Yaman telah menyebabkan kebakaran di dua fasilitas utama kilang minyak raksasa milik negara Arab Saudi, Aramco, dan mengganggu produksi dan ekspor.

Mengutip juru bicara kementerian dalam negeri Arab Saudi, pejabat di Saudi Press Agency mengatakan pada Sabtu (14/9/2019), kebakaran di fasilitas di Abqaiq – tempat bagi pabrik pengolahan minyak terbesar Aramco – dan Khurais bisa dikendalikan.

“Pada pukul 4.00 pagi tim keamanan industri Aramco mulai menangani kebakaran di dua fasilitasnya di Abqaiq dan Khura sebagai akibat dari drone,” katanya, tanpa menyebutkan apakah ada korban jiwa.

Dua sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa 5 juta barel per hari produksi minyak mentah telah terpengaruh, hampir setengah dari output Arab Saudi atau 5 persen dari pasokan minyak global.

Video yang beredar menunjukkan asap yang membumbung di atas fasilitas Aramco di Abqaiq saat terdengar suara seperti tembakan.

Pada Sabtu, Houtsi mengatakan serangan itu dilakukan oleh 10 drone. Pihaknya berjanji akan memperluas jangkauan serangan mereka di Arab Saudi.

“Serangan-serangan ini adalah hak kami dan kami memperingatkan Saudi bahwa target kami akan terus meningkat,” kata juru bicara Houtsi, Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di TV Al Masirah.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.