Pasca serangan bertubi mujahidin di Afghanistan, Trump 'batalkan' negosiasi

US President Donald Trump in the Oval Office of the White House [File: Evan Vucci/AP Photo]
889

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Sabtu (7/9/2019) ia membatalkan pembicaraan damai dengan para pemimpin Taliban Afghanistan setelah mujahidin bertanggung jawab atas kelompok serangan di Kabul yang menewaskan seorang tentara AS dan 11 orang lainnya.

Trump membuat pengumuman dalam serangkaian tweet, mengatakan ia “membatalkan” negosiasi damai dan “membatalkan” pertemuan rahasia dengan “para pemimpin utama” Taliban yang direncanakan hari Minggu (8/9) di kompleks kepresidenan di Camp David, Maryland. Trump mengatakan dia juga berencana untuk bertemu dengan presiden Afghanistan.

Tidak jelas apakah pembicaraan AS-Taliban berakhir secara permanen atau hanya dihentikan sementara.

Presiden AS telah berada di bawah tekanan dari pemerintah Afghanistan, politisi dan beberapa anggota pemerintahannya yang tidak mempercayai Taliban dan berpikir terlalu dini untuk menarik pasukan AS.

Menyusul pengumuman Trump, kantor Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada Minggu (8/9) mengatakan perdamaian hanya akan mungkin terjadi jika Taliban berhenti melancarkan serangan dan mengadakan pembicaraan langsung dengan pemerintah.

“Kedamaian sejati akan datang ketika Taliban menyetujui gencatan senjata,” katanya. (Althaf/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.