Alaa Al-Basyiir, Seorang Guru Qur'an yang Melewati Idul Fitri dan Idul Adha di Dua Penjara Israel yang Berbeda

498

Support Us

TEPI BARAT (Arrahmah.com) “Jantung hatiku adalah Alaa, dari penjara ke penjara, dari interogasi ke interogasi, dari penyelidikan ke penyelidikan dan dari satu sel ke sel yang lain.”

Melalui kata-kata yang menyakitkan ini, Al-Basyiir, seorang wanita muda yang kini mendekam di dalam penjara penjajah Israel, mengungkapkan kesedihannya karena tidak bisa berada di samping putrinya selama hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Otoritas pendudukan penjajah Israel dan dinas keamanan Otoritas Palestina (OP) telah mengharamkan kebahagiaan tersebut bagi Alla Bashir.

Al-Basyiir merupakan seorang pengajar Al-Quran berusia 23 tahun. Secara bergiliran (dinas keamanan Otoritas Palestina dan pasukan penjajah Israel) menangkap dan menahannya, akibat berlanjutnya kebijakan koodinasi keamanan antara kedua belah pihak.

ibunda Alaa Al-Basyiir, Asmahan Yusuf, mengatakan bahwa putrinya mengalami interogasi keras dan penyiksaan di dalam penjara penjajah Israel.

“Dia mengalami penyiksaan dan tekanan psikologis serta provokasi, dari penjara Jalama ke penjara Damon,” tutur Asmahan.

Pengadilan Israel, lanjut Asmahan, meminta penahanan kembali putrinya Alaa dan memperpanjang penahanannya selama dua hari lagi.

“Wahai jantung hatiku, anakku Alaa, Ramadhan telah berlalu dan kami tidak pernah menemukanmu di meja makan. Hari raya Idul Fitri telah berlalu dan kau tidak ada bersama kami. Dan kini Idul Adha datang, sedang kau dalam tahanan,” ungkap sang Ibu dengan rasa sakit dan kesedihan.

Alaa Al-Basyiir, seorang guru Al-Qur’an berusia 23 tahun ini ditangkap dua kali di Qalqilya di Tepi Barat utara oleh dinas keamanan Otoritas Palestina, dua kali berturut-turut.

Penangkapan kedua terjadi hanya dua hari setelah dia dibebaskan pada Selasa (11/6/2019) lalu.

Berita Terkait

Pihak keamanan Otoritas Palestina membebaskan Alaa Al-Basyiir sebagai tahanan politik, pada hari Ahad (21/7) lalu dengan jaminan uang senilai 6.000 dinar Yordania, setelah penahanannya yang kedua, yang berlangsung sekitar 40 hari dimana ia melakukan mogok makan secara terbuka.

Alaa Al-Basyiir menderita akibat kondisi kesehatan dan psikologis yang sulit di penjara dinas keamanan di Qalqilya.

Kepada koresponden The Palestinian Information Center, dia pernah mengungkapkan bahwa ia tinggal di “sel isolasi dan di kamar-kamar pusat penahanan kriminal.”

“Suasana penahanan tidak layak untuk saya dan tidak pantas. Mereka menempatkan saya di antara para tahanan yang dituduh melakukan pembunuhan dan tuduhan kriminal lainnya,” ungkapnya.

Dia menceritakan tentang penahanannya di dinas keamanan Otoritas Palestina, Pihak keamanan menuduh Alaa Bashir dengan tuduhan yang mengada-ada.

Dia dituduh “menyulut perselisihan sektarian dan kelompok” setelah penangkapan pertamanya pada 9 Mei 2019.

Alaa ditangkap dari dalam Masjid Utsman Bin Affan di desa Jinsafout di propinsi Qalqilya. Tuduhan tersebut kembali dituduhkan kepadanya saat penangkapannya yang kedua meskipun sudah menyerahkan jaminan uang untuk pembebasannya.

Tuduhan menghasut atau menyulut perselisihan adalah tuduhan yang paling umum di sebagian besar penangkapan politik di Tepi Barat. Hampir semua tahanan politik di Tepi Barat tidak ada yang luput dari tuduhan ini, ditambah dengan tuduhan-tuduhan lain seperti bergabung dengan kelompok terlarang dan membentuk milisi.

Namun, semua pihak mengakui dan meyakini bahwa itu adalah tuduhan mengada-ada dan tanpa dasar di lapangan.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Patriark Serbia Penyangkal Genosida Muslim Bosnia, Meninggal Karena Covid-19

MONTENEGRO (Arrahmah.com) – Pemimpin Gereja Orthodoks Serbia telah meninggal dunia akibat Covid-19 dalam usia 90 tahun. Patriark Irinej dibawa ke rumah sakit pada awal November setelah menghadiri pemakaman kepala Gereja Orthodoks Serbia di…

Media "Israel": Netanyahu temui MBS

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada hari Minggu (22/11/2020) untuk bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, kata…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

Australia harus miliki sendiri laporan kejahatan pasukannya di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Pejabat tinggi militer Australia pada Minggu (22/11/2020) bahwa departemen pertahanan harus memiliki laporan terbaru mengenai pasukannya yang melakukan kejahatan di Afghanistan dan bersumpah untuk melakukan…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Iklan