Sambutan Habib Rizieq Shihab pada Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional IV di Sentul

Ijtima Ulama dan Tokoh ke-IV digelar di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/8/2019)
429

BOGOR (Arrahmah.com) – Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab memberikan sambutan pada pelaksanaan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional IV di Hotel Lorin Sentul, Bogor Jawa Barat, Senin (5/6/2019).

Melalui rekaman suara yang diputar pada pagi hari oleh panitia, Habib Rizieq mengungkapkan kebahagiaannya karena Ijtima Ulama kembali bisa digelar.

“Saya di kota suci Mekkah merasa sangat bahagia atas digelarnya Ijtima Ulama IV ini di Sentul, Bogor Jawa Barat. Karena umat sangat menunggu arahan dari para ulama”, kata Habib Rizieq.

Terkait hasil Pilpres, Habib Rizieq meminta umat Islam tetap yakin pada pertolongan Allah SWT dan sedikitpun jangan merasa takut dan berkecil hati atas segala hal.

“Insya Allah selama Ijtima Ulama menjunjung tinggi musyawarah dan tetap istiqomah di jalan Allah SWT, maka Allah akan memberikan berbagai banyak jalan kemenangan. Siapapun yang tetap istiqomah di jalan Allah, Allah akan memberikan banyak kemenangan! Yakinlah akan janji Allah SWT tersebut sebagaimana tertera dalam surat Al Ankabut”, jelasnya.

Menurut Habib Rizieq, Ijtima Ulama I sampai III memiliki peran yang sangat penting dalam mempersatukan umat islam, dan membangkitkan kepedulian ulama. Termasuk berhasil memilih capres pilihan ulama yang disambut sangat antusias oleh jutaan umat.

“Ijtima Ulama juga berhasil membuat umat berbondong-bondong untuk memenangkan Capres pilihan Ulama (Prabowo – Sandi),” imbuhnya.

Habib Rizieq mengatakan bahwa umat telah memenangkan Pilpres 2019, tetapi kemenangan umat itu dirampas secara Terstruktur Sistematik Masif dan Brutal (TSM-B). Ini adalah ujian Allah SWT terhadap perjuangan umat. Tetapi kita jangan pernah putus asa terhadap pertolongan Allah SWT.

“Karena itu Ijtima Ulama IV perlu dilakukan untuk evaluasi dan konsolidasi untuk memenangkan perjuangan umat secara konstitusional dan bermartabat”, tandasnya.

Ia mengingatkan bahwa Ijtima Ulama tidak memperjuangkan politik pragmatis kekuasaan tetapi memainkah politik syariah yang memperjuangkan nilai-nilai kemandirian dan kebangsaan, yang berdasarkan pancasila dan UUD 45.

“Semoga Ijtima Ulama IV ini akan menghasilkan keputusan yang bisa menjadi pedoman umat Islam dalam perjuangan ke depan”, lanjutnya.

Terakhir, Habib Rizieq menyampaikan terima kasih dan rnendoakan pihak-pihak yang telah membantu pelaksanaan Ijtima Ulama IV ini.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.