Pasca pertemuan Jokowi-Prabowo, tokoh PKS luncurkan tagar #KamiOposisi

(Foto: Warta Kota)
386

JAKARTA (Arrahmah.com) – Meski mengapresiasi pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto, namun pihak PKS tetap ingin agar Prabowo dan Partai Gerindra menjadi oposisi.

Menurut Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menjadi oposisi juga terhormat dalam demokrasi.

“Pertemuan antar pemimpin membawa kesejukan dan akan baik jika Pak Prabowo menyatakan kami oposisi. Karena itu baik bagi kesehatan demokrasi,” ucapnya di Jakarta, Ahad (14/7/2019).

Mardani melihat adanya kekecewaan pendukung Prabowo-Sandiaga bila Prabowo dan Partai Gerindra tak mau tetap menjadi oposisi. Ia pun menyerukan tagar #KamiOposisi di Twitter.

“Jika pertemuan tidak diikuti dengan deklarasi #KamiOposisi akan membuat kekecewaan pendukung. Dan PKS yakin, Pak Prabowo dan pendukungnya akan bersama #KamiOposisi,” ujar Mardani.

Untuk diketahui, Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019 diusung oleh PKS, Gerindra, PAN, dan Demokrat. Dua partai yakni PAN dan Demokrat sudah mulai berancang-ancang untuk menyeberang mendukung pemerintahan Jokowi. Hanya PKS yang konsisten tetap akan menjadi oposisi.

Diketahui, Presiden terpilih Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Sabtu (13/7/2019). Pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama pasca Pemilihan Presiden 2019.

(ameera/arrahmah.com)

 

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.