UAE rampingkan jumlah pasukannya di Yaman

In this file photo taken on October 04, 2015 Emirati soldiers, taking part in the Saudi-led operations against Yemeni Huthi rebels, stand during rehabilitation and demining operations at the al-Anad airbase in the southern Lahj governorate, some 50 kilometres north of the Red Sea port of Aden. – The United Arab Emirates said on July 8, 2019 it was reducing the number of troops in war-torn Yemen and moving from a “military-first” strategy to a “peace-first” plan. “We do have troop levels that are down for reasons that are strategic in (the Red Sea city of) Hodeida and reasons that are tactical” in other parts of the country, a senior UAE official told reporters. (Photo by STR / AFP)
153

DUBAI (Arrahmah.com) – Uni Emirat Arab mengatakan kemarin (8/7/2019) pihaknya akan mengurangi pasukan di Yaman yang dilanda perang dan beralih dari strategi “militer-pertama” ke rencana “damai-pertama”.

UEA adalah mitra kunci dalam koalisi militer yang dipimpin Saudi yang melakukan intervensi di Yaman pada 2015 untuk mendukung pemerintah Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang diakui secara internasional melawan pemberontak Houtsi yang berpihak pada Iran.

“Kami memang memiliki tingkat pasukan yang berkurang karena alasan yang strategis di Hodeida dan alasan yang taktis di bagian lain negara itu,” seorang pejabat senior UEA, yang meminta anonimitas, mengatakan kepada wartawan. (Althaf/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.