Air India minta maaf atas larangan air Zamzam

An Air India plane carrying Indian Prime Minister Narendra Modi arrives at Qingdao Liuting International Airport for the 18th Shanghai Cooperation Organization (SCO) Summit in Qingdao city, Shandong province, China Jun 9, 2018. Wu Hong/File Photo
711

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Maskapai penerbangan India, Air India, telah mengeluarkan permintaan maaf setelah keputusannya untuk melarang air Zamzam pada dua penerbangan Jeddah disambut dengan kritik.

Pada Selasa (9/7/2019), maskapai memposting klarifikasi di Twitter:

Air India mengeluarkan surat edaran pada 4 Juli 2019 yang mengatakan bahwa penerbangannya yang beroperasi antara Jeddah -Hyderabad – Mumbai dan Jeddah – Cochin hingga 15 September tidak akan mengizinkan penumpangnya membawa air Zamzam, menurut Times of India.

“Karena pergantian pesawat dan pembatasan tempat duduk, kaleng zam zam tidak akan diizinkan pada penerbangan kami,” kata surat itu.

Surat itu membuat banyak peziarah dan operator tur khawatir.

Kemudian, CEO Komite Haji India MA Khan mengatakan bahwa Air India terikat untuk menyediakan kaleng air Zamzam 5 liter untuk setiap jamaah yang kembali dari haji.

“Ini adalah bagian dari MoU yang ditandatangani antara AI dan Komite Haji.” (Althaf/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.