India ikut sebar kapal perang di wilayah Teluk

The decision has come on a day when Iran shot down a US naval surveillance drone near the Strait of Hormuz, adding to the already volatile situation. Iran claimed that the drone had violated Iranian airspace, a fact that was denied by the US.(HT Photo)
557

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, India telah mengerahkan dua kapal perangnya di kawasan Teluk untuk meyakinkan kembali kapal-kapal berbendera India yang berlayar di kawasan itu tetap ada dalam kondisi aman.

Kapal-kapal INS Chennai, sebuah kapal perusak berpemandu sembunyi-sembunyi, dan Sunayna, sebuah kapal patroli, telah ditempatkan di Teluk Oman dan Teluk Persia untuk melakukan operasi keamanan maritim menyusul “insiden keamanan maritim”, kata Kementerian Pertahanan India dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis malam (20/6/2019).

Selain itu, pengawasan udara oleh pesawat Angkatan Laut India juga dilakukan di daerah itu, tambahnya.

Pusat Informasi Terpadu – Wilayah Samudera Hindia, yang diluncurkan oleh Angkatan Laut India pada Desember tahun lalu di Gurugram dekat Delhi, juga terus mengawasi pergerakan kapal di wilayah Teluk.

Setelah peninjauan menyeluruh terhadap situasi tersebut, Direktorat Jenderal Perkapalan telah mengeluarkan dua peringatan pada 13 Juni dan 16 Juni untuk semua kapal berbendera India yang beroperasi di Selat Hormuz dan wilayah Teluk Persia dan Arab, menyarankan mereka untuk melakukan tindakan perlindungan yang tepat, menurut pernyataan.

Mayoritas pasokan energi dunia dan 40 persen dari kebutuhan minyak dan gas India melewati Teluk Persia.

Keputusan India untuk mengerahkan kedua kapal perang itu terjadi pada hari ketika Iran menembak jatuh pesawat pengintai angkatan laut AS di dekat Selat Hormuz.

Kementerian Pertahanan India mengatakan, “Angkatan Laut India tetap berkomitmen untuk memastikan keselamatan perdagangan laut dan kapal dagang India yang beroperasi di wilayah tersebut dan berkontribusi terhadap pemeliharaan Kawasan Samudera Hindia yang stabil dan damai.” (Althaf/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.