Anies berangkat ke Palu tinjau langsung bantuan Pemprov DKI untuk korban gempa-tsunami

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, bertolak ke Palu, Sulawesi tengah, pada Jumat pagi (14/6/2019) untuk meninjau langsung bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk korban gempa bumi dan tsunami di daerah tersebut.
652

PALU (Arrahmah.com) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan pada Jum’at (14/6/2019) pagi bertolak ke Palu, Sulawesi Tengah untuk meninjau langsung bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk korban gempa bumi dan tsunami di daerah tersebut.

Sudah sepuluh bulan sejak bencana dahsyat gempa bumi dan tsunami di Palu Donggala Sigi berlalu, bantuan pun berdatangan dari berbagai lembaga, baik pemerintah maupun swasta untuk memulihkan kondisi beberapa daerah di Sulawesi Tengah.

Salah satunya DKI Jakarta, yang telah mengirimkan bantuan sebesar Rp 60 milyar untuk rehabilitasi Palu, Sigi dan Donggala.

“Bahagia bisa bersilaturahim dengan Pak Gubernur Longki Djanggola beserta jajaran Pemprov Sulawesi Tengah hari ini.⁣ Kami meninjau dan melihat langsung pemanfaatan bantuan tersebut,” kata Anies Baswedan dalam keterangannya, Jumat (14/6).

Anies mengungkapkan, dana Rp 60 milyar yang masuk telah dianggarkan ke dalam APBD 2019 Sulteng, dibagi menjadi dua tahap yakni tahap tanggap darurat dan tahap rehabilitasi.

“Pada tahap tanggap darurat fokus menyambung akses jalan antar desa antara lain Jalan Kalawara-Kulawi sepanjang 18 km dan Poros Pinembani sepanjang 11 km. Sementara itu tahap rehabilitasi akan fokus pada perbaikan jalan-jalan di kota Palu Donggala dan Sigi,” jelasnya.

Anies menegaskan, komitmen Pemprov DKI Jakarta adalah sebisa mungkin turun tangan kalau ada bencana, sehingga Pemrov DKI menyiapkan pos anggaran di APBD yang memungkinkan, serta sudah dikordinasikan dengan berbagai pihak.⁣

“Bantuan ini adalah pajak yang terkumpul dari warga Jakarta. Kita merasa sebagai satu saudara sebangsa dalam memulihkan bencana. Kami bersyukur pemulihan di Palu, Sulteng dapat berjalan dengan cepat,” ujarnya.

Kunjungan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini hanya satu hari saja. Sabtu, 5 Juni 2019 sudah kembali ke Ibu Kota.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.