Anies Baswedan musnahkan 18 ribu lebih botol minuman keras hasil operasi penertiban

Anies Baswedan musnahkan 18.000 lebih botol minuman keras yang berlangsung di di Silang Monas Jakarta, Senin (27/5/2019).
250

JAKARTA (Arrahmah.com) – Untuk kesekian kalinya, Pemrov DKI Jakarta menggelar acara pemusnahan botol minuman keras hasil operasi penertiban.

Kali ini, sebanyak 18.174 botol minuman keras dimusnahkan hasil operasi penertiban selama Juli 2018 hingga April 2019.

Pemusnahan minuman keras ini dilakukan di Silang Monas Jakarta, Senin (27/5/2019).

“Semuanya telah mendapatkan surat penetapan pemusnahan hasil operasi minuman keras dari pengadilan negeri setempat wilayah DKI Jakarta,” kata Gubuernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Senin (27/5).

Anies juga menyampaikan apresiasi terhadap aparat Satpol PP yang telah berhasil menyita belasan ribu botol minuman keras berbagai mereka pada priode 2018-2019.

“Saya secara khusus ingin menyampaikan apresiasi kepada aparat Satpol PP yang pada periode Juli 2018-April 2019 ini berhasil menyita lebih dari 18.000 botol minuman keras tak berizin dari berbagai merek yang hari ini dimusnahkan,” ujar Anies.

Anies juga menegaskan, agar aparat Satpol PP menunaikan amanat dalam menjalankan tugasnya, dan jangan pernah amanat rakyat ditukar dengan rupiah.

“Kita tahu efek dari peredaran ilegal minuman keras pada stabilitas di masyarakat. Karena itu saya berharap kepada semua Satpol PP, jangan pernah sekalipun merupiahkan amanat yang dititipkan di pundak saudara. Amanat yang diberikan di pundak saudara-saudara adalah amanat dari seluruh bangsa, amanat dari seluruh warga Jakarta. Jangan pernah tukar amanat itu dengan rupiah sebesar apapun,” tandas Anies.

Anies juga menjelaskan, tugas Pemprov DKI adalah pada aspek penegakan hukum, sedangkan tugas masyarakat dan keluarga adalah tidak mengkonsumi minuman keras.

“Kami di Pemprov bekerja di aspek penegakan hukumnya. Tapi tugas masyarakat, tugas keluarga adalah mengurangi permintaannya. Kita bisa memangkas suplainya. Tapi kalau permintaannya jalan terus, maka sehebat apapun pemangkasan suplai, permintaan itu akan selalu ada. Tugas kita di masyarakat adalah mengurangi permintaannya,” jelasnya.

Anies berharap Jakarta makin tenang dan damai dan mengirimkan pesan kepada seluruh Indonesia bahwa di ibu kota, ketertiban, ketenteraman ada di seluruh lingkungan kita.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.