PBB kutuk serangan bom barel yang menghancurkan di Suriah barat laut

398

Support Us

IDLIB (Arrahmah.com) – Sekolah, fasilitas kesehatan dan daerah perumahan telah dilanda kampanye pemboman terburuk di Suriah barat laut yang dikuasai pejuang dalam 15 bulan terakhir, kata koordinator kemanusiaan regional PBB Panos Moumtzis kepada Reuters, Kamis (2/5/2019).

Pasukan Rusia dan rezim Suriah mengintensifkan serangan udara dan penembakan di wilayah barat laut semalam dalam serangan terberat sejak dinyatakan sebagai zona demiliterisasi di bawah kesepakatan Rusia-Turki, ujar sumber.

“Kami memiliki informasi bahwa fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan daerah perumahan dibom oleh helikopter dan pesawat,” kata Moumtzis kepada Reuters di Jenewa. “Bom barel adalah yang terburuk yang telah kita lihat setidaknya selama 15 bulan.”

Desa-desa dan kota-kota yang ditargetkan di Hama utara dan Idlib selatan jatuh dalam zona penyangga yang disepakati September lalu antara Rusia dan Turki sebagai bagian dari kesepakatan yang mencegah serangan besar-besaran di wilayah itu.

Awal pekan ini Washington memperingatkan kekerasan di zona penyangga “akan mengakibatkan destabilisasi kawasan.”

Berita Terkait

Sejak Selasa (30/4), serangan militer Rusia dan rezim Suriah telah memaksa ribuan warga sipil untuk melarikan diri ke kamp-kamp lebih jauh ke utara di sepanjang perbatasan Turki dan merusak empat fasilitas medis, menurut pejabat pertahanan sipil Idlib dan organisasi bantuan medis AS yang bekerja di daerah itu.

“Fasilitas medis sedang dievakuasi, meninggalkan yang paling rentan tanpa akses ke perawatan medis. Kami berada di tepi bencana kemanusiaan,” Khaula Sawah, wakil presiden Serikat Organisasi Perawatan dan Bantuan Medis yang berbasis di AS (UOSSM US) mengatakan dalam sebuah pernyataan, Rabu (1/5).

Helikopter militer rezim Suriah telah menjatuhkan bom barel, yang merupakan drum atau tabung yang diisi dengan bahan peledak dan pecahan peluru yang menyebabkan kehancuran tanpa pandang bulu, menewaskan sedikitnya 15 warga sipil dan melukai puluhan lainnya, ujar tim penyelamat di provinsi Idlib.

Lembaga-lembaga pertahanan sipil yang dikelola oleh oposisi mengatakan ratusan orang, sebagian besar warga sipil, telah tewas oleh serangan Rusia dan rezim Suriah sejak kesepakatan September yang mencegah serangan yang berpotensi menghancurkan Idlib dan daerah-daerah terdekat yang dikuasai oleh pemberontak dan sekarang dihuni lebih dari 3 juta orang.

Kesepakatan tersebut tidak mampu menghentikan ofensif oleh rezim Asad dan sekutunya di wilayah yang diklaim sebagai zona demiliterisasi. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pompeo siap bertandang ke UAE diskusikan penjualan senjata & normalisasi "Israel"

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri Mike Pompeo akan bertemu dengan putra mahkota Abu Dhabi hari Sabtu (21/11/2020) untuk membahas kesepakatan senjata bernilai miliaran dolar yang direncanakan antara Amerika Serikat dan Uni…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Pompeo akan temui negosiator Taliban di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan bertemu dengan negosiator dari Taliban dan pemerintah Afghanistan di tengah tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan mereka saat Amerika Serikat mempercepat penarikan pasukannya.…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Warga: Baliho Habib Rizieq Dipasang di Titik yang Tak Ganggu Ketertiban Umum

JAKARTA (Arrahmah.com) - Spanduk dan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Jalan KS Tubun dekat markas FPI, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah diturunkan. Warga Petamburan menganggap pencopotan…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Morrison risih dengan tuduhan kekejaman Australia di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pada hari Sabtu (21/11/2020) bahwa temuan laporan bahwa pasukan khusus negaranya yang diduga menewaskan 39 tahanan tidak bersenjata dan warga sipil di…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Meski Ada Sejumlah Bukti, Arab Saudi Bantah Pertemuan Rahasia Dengan PM "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud membantah pemberitaan bahwa Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Ahad (22/11/2020) untuk bertemu dengan…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Iklan