Mohammad Salah seru dunia Muslim ubah perlakuan terhadap kaum wanita

Liverpool's Mohamed Salah during training at Melwood, Liverpool, Britain on April 16, 2019. (Action Images via Reuters/Lee Smith)
247

LOS ANGELES (Arrahmah.com) – Bintang sepak bola Mesir Mohamed “Mo” Salah telah menyerukan perubahan dalam cara wanita diperlakukan di dunia Muslim, dalam sebuah wawancara dengan majalah Time yang diterbitkan Rabu (17/4/2019).

Pemain depan Liverpool yang berusia 26 tahun itu dinobatkan sebagai salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh di majalah AS tahun ini, bersama dengan atlet lain termasuk Tiger Woods, LeBron James dan Naomi Osaka.

Salah mengatakan kepada Time bahwa meskipun sikapnya terhadap kesetaraan gender telah berkembang selama bertahun-tahun, ia ingin melihat lebih banyak perubahan.

“Saya pikir kita perlu mengubah cara kita memperlakukan wanita dalam budaya kita,” kata Salah seperti dikutip.

“Ini bukan opsional.”

Menurutnya, perlakuan terhadap wanita di dalam budaya negeri asalnya serta negara lain di Timur Tengah telah mengubah pendapatnya tentang masalah gender.

“Saya mendukung wanita itu lebih dari yang saya lakukan sebelumnya, karena saya merasa dia pantas mendapatkan lebih dari apa yang mereka berikan sekarang, saat ini,” tutur Salah kepada majalah itu.

Salah adalah ikon di Mesir setelah membantu negara itu lolos ke Piala Dunia 2018, pertama kalinya mereka mencapai putaran final sejak 1990.

Ia dinobatkan sebagai Pemain Sepakbola Afrika Tahun 2017 dan 2018 dan juga Pemain Terbaik Sepak Bola Inggris pada 2017-2018 setelah musim yang mempesona bersama Liverpool.

Dia mengatakan kepada Time bahwa dia telah belajar untuk mengatasi “sedikit tekanan” yang muncul dengan profilnya yang tinggi, sambil menunjukkan kebanggaan karena dianggap sebagai panutan.

“Untuk menjadi orang Mesir pertama dalam situasi (ini) dan tidak ada yang pernah melakukan ini sebelumnya … itu sesuatu yang berbeda,” katanya, bersikeras bahwa superstar tidak mengubah gaya hidupnya.

“Saya hanya menjalani hidup saya dengan normal,” katanya. “Sebagian besar waktu saya tinggal di rumah, saya tidak ingin keluar.” (Althaf/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.