Ribuan warga Pakistan gelar aksi solidaritas untuk keluarga korban tragedi Christchurch

102

Support Us

JHANG (Arrahmah.com) – Ribuan warga Pakistan menunjukkan solidaritas yang unik untuk menghibur keluarga para korban penembakan masjid bulan lalu di Selandia Baru.

Lebih dari 20.000 orang berkumpul di kota Jhang di provinsi timur laut Punjab pada Jum’at (12/4/2019) untuk menggambar Masjid Al-Noor, salah satu dari dua masjid di yang diserang teroris Brenton Tarrant pada bulan Maret, termasuk sembilan orang asal Pakistan.

Naeem Rasheed, salah satu korban yang berusaha menghentikan penyerang dan melindungi rekan-rekan Muslimnya, dinyatakan sebagai pahlawan oleh pemerintah Pakistan dan media internasional.

Berbalut shalwar kameez putih salju (pakaian lokal) dan peci putih, orang-orang dari semua lapisan masyarakat mendedikasikan acara ini untuk para korban penembakan di Christchurch, suatu bentuk kepedulian yang membuat keluarga korban merasa terharu.

“Kami masih sedih dan merasa kehilangan ketika kami merindukan putra kami. Tetapi melihat orang-orang yang tidak memiliki hubungan dengan kami berkumpul dan berbagi kepedulian mereka adalah sumber pelipur lara yang sangat berarti bagi kami,” kata Muzzafar Khan, paman dari Syed Areeb Ahmad, salah satu warga Pakistan yang tewas dalam penembakan tersebut, kepada Anadolu Agency.

Berita Terkait

Acara ini diselenggarakan oleh Institut Muslim, sebuah LSM yang bertujuan mempromosikan perdamaian dan stabilitas di dunia Muslim.

“Kita akan mengingat orang-orang yang kita cintai. Namun sebelum itu ia telah dikenang oleh ribuan orang lainnya. Itu sangat menyentuh,” tambah Khan.

“Kami berterima kasih kepada penyelenggara, orang-orang Pakistan dan dari seluruh dunia yang telah meringankan rasa sakit kami dan berdiri di samping kami pada saat yang sulit ini,” katanya, memuji tanggapan pemerintah Selandia Baru, terutama Perdana Menteri Jacinda Ardern .

“Cara dia menanggapi tragedi itu sangat fenomenal. Dia ternyata menjadi negarawan sejati,” katanya.

Khan, bagaimanapun, tampaknya tidak senang dengan pemerintah Pakistan, yang katanya tidak menepati janjinya kepada keluarga para korban. Sebelumnya pemerintah Pakistan berjanji untuk memberikan nama sebuah universitas dan beberapa jalan utama dengan nama para syuhada’ Christchurch, namun hingga kini semua itu belum terealisasikan. (Rafa/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Israel Lancarkan Serangan Artileri ke Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan penjajah Zionis, pada Sabtu malam (21/11/2020), kembali melancarkan serangan artileri ke sebuah pos kendali lapangan di Jalur Gaza utara, tak lama setelah jatuhnya sebuah roket yang ditembakkan dari…

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Pejuang oposisi gagalkan serangan YPG di Ras Al-Ain

RAS AL-AIN (Arrahmah.com) - Bentrokan baru meletus antara pejuang oposisi Suriah dan milisi Kurdi YPG di dekat wilayah Ras Al-Ain yang dikuasai Turki di Suriah utara, kata aktivis setempat, Jumat (20/11/2020). Pejuang Tentara Nasional…

Sudah Dua Pekan Para Pengungsi Merapi Menempati Barak Pengungsian

MAGELANG (Arrahmah.com)  - Naiknya status Siaga atau Level III Gunung Merapi membuat ribuan warga baik di DI Yogyakarta maupun di Jawa tengah harus mengungsi, terutama jika lokasi rumahnya berada didalam radius 5 kilometer dari puncak…

Patriark Serbia Penyangkal Genosida Muslim Bosnia, Meninggal Karena Covid-19

MONTENEGRO (Arrahmah.com) – Pemimpin Gereja Orthodoks Serbia telah meninggal dunia akibat Covid-19 dalam usia 90 tahun. Patriark Irinej dibawa ke rumah sakit pada awal November setelah menghadiri pemakaman kepala Gereja Orthodoks Serbia di…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Usai umumkan kemenangan, Aliyev katakan siap jalin hubungan dengan Armenia

BAKU (Arrahmah.com) - Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa Baku siap untuk menjalin hubungan normal dengan Yerevan jika "kekuatan yang sehat" berkuasa di Armenia. "Sekarang ada krisis internal yang…

Satu tentara tewas dalam serangan bom ranjau di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Ledakan ranjau di wilayah Karabakh Atas menewaskan satu tentara Azerbaijan dan juga melukai seorang tentara Rusia, kata pejabat militer Rusia, Senin (23/11/2020). Ledakan itu terjadi di wilayah Suqovusan di…

Houtsi serang Aramco di Jeddah

JEDDAH (Arrahmah.com) - Militer Yaman yang didukung Houtsi mengumumkan telah menargetkan stasiun distribusi Aramco di kota pelabuhan Saudi di Jeddah menggunakan rudal presisi tinggi bersayap Quds-2. Juru bicara militer Brigadir Jenderal…

Iklan