UAS hadiahkan tasbih kesayangannya kepada Prabowo: Bapak harus banyak berzikir

402

JAKARTA (Arrahmah.com) – Dai kondang asal Riau, Ustadz Abdul Somad (UAS), bertemu dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto pada Kamis (11/4/2019). Pertemuan tersebut disiarkan secara langsung oleh TV One.

Selain menyampaikan beberapa pesan dan nasehat, di akhir pertemuan UAS menghadiahkan minyak wangi dan tasbih.

“Hadist mengatakan kalau ketemu berilah orang hadiah supaya dia ingat dan berkasih sayang. Saya tak kaya, tak ada duit saya untuk ngasih apa-apa ke bapak. Saya kasih dua saja, pertama, minyak wangi Oud. Oud itu kayu gaharu. Simbolnya, supaya bapak menebarkan keharuman di negeri ini,” kata UAS.

Yang kedua, UAS juga memberikan tasbih. “Tidak bisa hati Bapak kosong, Bapak harus banyak berzikir. Ini tasbih kesayangan saya, tasbih dari batu natural stone, namanya Syah Ma’sud dari Persia. Paling saya sayangi, beli di Madinah. Bapak tak perlu pegang ini di depan orang banyak nanti dikira pencitraan, Bapak cukup tahajud malam, Bapak berzikir. Seafdhal-afdhal zikir adalah zikir Laa Ilaaha Illaallah,” lanjutnya.

“Laa Ilaaha Ilallah.. Laa Ilaaha Ilallah..Laa Ilaaha Ilallah..Laa Ilaaha Ilallah..Laa Ilaaha Ilallah..Mulut berdzikir, hati di sebelah kiri,'” kata UAS sambil telapak tangan kanan UAS menekan lama dada kiri PS sambil berdzikir.

UAS menjelaskan, dengan “Laa Ilaaha Ilallah” kita hidup, dengan “Laa Ilaaha Ilallah”, kita mati, dengan “Laa Ilaaha Ilallah” juga kita akan berjumpa bersama Rasulullah SAW.

“Ini yang bisa saya sampaikan. Apa yang terjadi setelah ini, kita serahkan sama Allah SWT,” tandasnya.

“Terimakasih. Terimakasih Ustadz,” ucap Prabowo sambil menyalami UAS.

UAS kemudian memanjatkan doa kepada Allah agar selalu diberi taufiq dan hidayah.

“Ya Allah, tanaman taufik dan hidayahMu ke dalam hati kami, sehingga kami bisa berjuang menolong agamamu, dengan amal yang Kau cintai dan Kau ridhai. Jadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia negeri yang aman, damai, tenteram. Berikan kami pemimpin yang adil dan amanah. Jangan Kau hukum kami karena dosa-dosa kami. Jangan Kau angkat pemimpin pengkhianat yang tak sayang kepada kami dan tak takut padamu ya Allah. Jadikan negeri ini aman damai, negeri Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Taqabalallahu Minna wa minkum. Minna wa minkum Taqabal yaa Kariim.”

(ameera/arrahmah.com)

 

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.