Pengadilan Pakistan tegaskan dua bersaudara Hindu masuk Islam secara sukarela

493

Support Us

ISLAMABAD (Arrahmah.com) – Dua perempuan Hindu bersaudara di Pakistan yang orangtuanya mengklaim mereka diculik dan dipaksa untuk mengubah agama mereka untuk menikahi Muslim telah berpindah agama secara sukarela, pengadilan memutuskan pada Kamis (11/4/2019), dalam kasus yang menarik perhatian di India yang mayoritas penduduknya Hindu.

Pengadilan telah mengirimkan surat perintah pada pihak berwenang untuk menahan dua gadis bersaudara tersebut, pada akhir Maret setelah tuduhan menyebar di media sosial bahwa mereka dipaksa masuk Islam.

Video lain menunjukkan keduanya menuturkan mereka telah menikahi dua pria Muslim dan masuk Islam dengan kehendak sendiri.

Pengadilan mengatakan keduanya cukup dewasa untuk membuat keputusan sendiri dan mereka tidak dipaksa berpindah agama.

Berita Terkait

Polisi mengatakan para remaja meninggalkan rumah mereka di provinsi selatan Pakistan, Sindh, pada 20 Maret untuk menikah di provinsi Punjab, di mana hukum tidak melarang pernikahan mereka yang berusia di bawah 18 tahun, tidak seperti di Sindh.

Polisi menahan sepuluh orang dalam kasus ini dan mendaftarkan kasus resmi penculikan dan perampokan atas keluhan dari orang tua kedua gadis tersebut.

Insiden itu memicu intervensi publik yang jarang dilakukan oleh seorang pejabat tinggi India dalam urusan dalam negeri tetangganya, ketika Menteri Luar Negeri Sushma Swaraj mengatakan di Twitter dia telah meminta duta besar India di Pakistan untuk membuat laporan.

“Pakistan benar-benar di belakang gadis-gadis itu,” Menteri Informasi Fawad Chaudhry mengatakan di media sosial dalam menanggapi pesan Swaraj, dan meminta India untuk menjaga minoritas Muslimnya sendiri. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Pejabat Zionis: Dunia harus berterima kasih pada "Israel" atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Seorang pejabat "Israel" yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada New York Times pada hari Sabtu (28/11/2020) bahwa dunia harus berterima kasih kepada negaranya atas pembunuhan sosok yang diduga dalang…

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Iklan