Trump sanjung Sisi meski dikritik karena kejahatan HAM

Donald Trump dan Abdel Fattah Al-Sisi bertemu di Gedung Putih. (Foto: Reuters)
78

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Presiden AS Donald Trump menyambut pemimpin rezim Mesir Abdel Fattah Al-Sisi di Gedung Putih pada Selasa (9/4/2019), mengklaim banyak kemajuan telah dibuat dengan Mesir terkait “terorisme”.

Trump dengan Sisi di sisinya, juga mengatakan kepada wartawan bahwa keduanya memiliki hal-hal penting untuk membahas masalah militer dan perdagangan.

“Saya pikir dia melakukan pekerjaan dengan baik,” kata Trump ketika dia duduk untuk berbicara dengan Sisi di Gedung Putih. “Kami tidak pernah memiliki hubungan yang lebih baik antara Mesir dan Amerika Serikat daripada yang kami lakukan sekarang,” lanjutnya seperti dilansir Al Jazeera.

Trump dengan hangat memeluk Sisi meskipun ada kekhawatiran di kalangan politisi AS dan pendukung hak asasi manusia atas pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Sisi.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh Mesir melancarkan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat, termasuk penyiksaan tahanan politik -tuduhan yang terus dibantah rezim Mesir.

Dalam surat yang dirilis pada Senin (8/4), senator utama mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, bahwa ada dukungan kuat untuk hubungan keamanan dengan Mesir, namun mendesak dia untuk menyampaikan keprihatinan mereka tentang pemerintahan yang demokratis, kebebasan politik, reformasi ekonomi dan hak asasi manusia yang mendasar di negara itu.

“Kemitraan strategis AS-Mesir yang kuat dan berkelanjutan sangat penting bagi kedua negara tetapi itu mengharuskan Mesir untuk melakukan upaya nyata untuk melakukan reformasi,” kata surat tersebut, yang ditandatangani oleh ketua Republik dan petinggi Demokrat di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, serta 15 senator lainnya.

“Maduro adalah seorang tiran, Kim Jong Un adalah seorang tiran. Sisi mengubah konstitusi, mengunci ribuan lawan politik dan pembangkang untuk mencoba tetap berkuasa, menahan wartawan dan lainnya dan dia bukan tiran?” Senator Demokrat Patrick Leahy bertanya kepada Pompeo pada sidang di Capitol Hill pada Selasa (9/4).

Pompeo mengatakan bahwa dia “sangat menghargai” kerja sama pemerintah Mesir dengan Amerika serikat.

Pompeo menambahkan bahwa ia menyampaikan kekhawatiran tentang warga AS yang telah ditahan di Mesir dengan Sisi dalam pertemuan mereka pada Senin.

“Saya bertemu dengannya kemarin. Kami membicarakan hal-hal ini, memintanya melakukan yang lebih baik,” kata Pompeo.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.