Turki: AS tidak punya strategi yang jelas di Suriah

358

Support Us

ANKARA (Arrahmah.com) – Amerika Serikat nampaknya tidak memiliki strategi yang jelas untuk Suriah dengan posisi berbeda yang berasal dari berbagai bagian pemerintah, ujar Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Rabu (3/4/2019).

“Posisi berbeda, pernyataan berbeda yang berasal dari institusi dan departemen di sini di Amerika serikat. Departemen Luar Negeri, Kementerian Pertahanan serta Angkatan Darat, CENTCOM, dan ini dan itu. Semua posisi berbeda,” ungkapnya. “Tidak ada strategi yang jelas, ini masalahnya,” lanjutnya sebagaimana dilansir Anadolu.

Komentar Cavusoglu datang pada acara NATO yang diselenggarakan oleh Dewan Atlantik di Washington.

Dia menambahkan bahwa dia tidak tahu apa kebijakan Amerika di Suriah.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Desember lalu bahwa AS akan menarik pasukannya dari Suriah, sebuah langkah yang mengejutkan banyak sekutu Washington.

Berita Terkait

Di bulan Februari Pentagon kemudian mengumumkan bahwa beberapa ratus tentara akan tetap berada di Suriah setelah penarikan AS untuk menciptakan “zona aman” di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.

“AS telah menjadi salah satu mitra utama kami di Suriah,” ujar Menteri Luar Negeri. “Meskipun kami tidak sepakat tentang masalah YPG.”

AS telah mendukung SDF di Suriah -sebuah kelompok yang dipimpin oleh PYD/YPG, yang dianggap oleh Turki sebagai cabang organisasi teror PKK. Selama lebih dari 30 tahun, PKK, yang terdaftar sebagai kelompok teror oleh Turki, AS dan Uni Eropa, telah melakukan kampanye teror terhadap Turki, yang telah menyebabkan kematian 40.000 orang.

Lebih dari 1.200 korban, termasuk personel keamanan dan warga sipil, telah kehilangan nyawa mereka sejak PKK melakukan aksi teror pada Juli 2015.

Turki telah berulang kali mengangkat masalah keamanan setelah penarikan pasukan yang diumumkan, mengatakan penarikan pasukan itu akan memberi ruang bagi PYD/YPG untuk memperluas operasi. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

Trump soal pembunuhan Fakhrizadeh: Pukulan telak untuk Iran

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden AS Donald Trump me-retweet postingan seorang jurnalis "Israel", yang merupakan ahli di dinas intelijen "Israel", Mossad, tentang pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh di Teheran pada hari…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

Rusia lancarkan serangan kuat di Latakia timur, targetkan benteng Jihadi

LATAKIA (Arrahmah.com) - Pasukan Rusia melancarkan beberapa serangan udara di wilayah timur laut Latakia, menargetkan benteng utama jihadi di wilayah Jabal Al-Akrad. Menurut laporan lapangan dari provinsi Latakia, pasukan Rusia…

Iklan