Teroris Brenton Tarrant dikenai 50 tuduhan pembunuhan dan 39 upaya pembunuhan

387

Support Us

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) – Brenton Harrison Tarrant, (28), teroris asal Australia yang melakukan pembantaian terhadap jamaah masjid di Christchurch secara resmi dikenai tuduhan melakukan 50 pembunuhan serta 39 tuduhan upaya melakukan pembunuhan.

Kepolisian Selandia Baru mengumumkan tuduhan terhadap Tarrant dalam pernyataan tertulis, Kamis (4/4/2019).

Kasus Tarrant ini akan disidangkan di Pengadilan Tinggi Christchurch pada Jumat (5/4/2019).

Tarrant ditahan sejak hari kejadian yaitu pada 15 Maret 2019 atas penembakan yang menewaskan 50 jamaah di dua masjid, dan keesokan harinya dikenai satu tuduhan pembunuhan.

Polisi mengatakan tuduhan lainnya juga sedang menjadi pertimbangan.

Hakim yang mengadili kasus ini menyebutkan persidangan akan membahas siapa yang akan mewakili terdakwa. Sebab sebelumnya terdakwa menyatakan ingin mewakili dirinya sendiri.

“Tujuan utama persidangan pada 5 April yaitu memastikan posisi terdakwa terkait kuasa hukumnya dan menerima masukan dari penuntut mengenai prosedur persidangan,” jelas hakim Cameron Mander, lansir ABC.

Tarrant, yang merupakan mantan pelatih fitness, mendatangi dua masjid di Christchurch dengan membawa sejumlah senjata semi otomatis berkaliber besar.

Dia juga menyiarkan langsung aksi penembakan brutal itu lewat media sosial.

Pembantaian ini tercatat sebagai serangan teroris terburuk yang dilakukan individu warga Australia.

Tarrant dengan sengaja menyiarkan langsung pembantaian tersebut, dan juga merilis ‘manifesto’ yang mendasari tindakannya.

Dia pernah bekerja sebagai pelatih fitnes di sebuah pusat kebugaran di Grafton, Queensland, setelah menyelesaikan pendidikan SMA.

Tarrant diketahui melakukan banyak perjalanan ke luar negeri, termasuk ke Asia dan Eropa di tahun-tahun sebelum dia melakukan pembantaian brutal tersebut bulan lalu.

Dia menggunakan uang yang diperolehnya dari perdagangan Bitconnect, perdagangan mata uang kripto mirip Bitcon, untuk membiayai perjalanannya.

Dalam sidang 16 Maret lalu terdakwa tidak mengajukan permohonan tahanan luar atau permintaan agar namanya tidak dipublikasikan selama proses persidangan.

Dia juga sempat menunjukkan simbol jari yang menggambarkan kode kaum supremasi kulit putih.

Menyusul serangan terorisme ini, PM Jacinda Ardern langsung melakukan perubahan UU Senjata di negara itu.

Ardern juga menyatakan hingga beberapa waktu ke depan pihaknya akan menerjunkan petugas untuk menjaga keamanan masjid-masjid di negara itu.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Anies Raih Penghargaan Gubernur Terpopuler 2020

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Kompetisi tersebut berdasarkan kinerja humas pemerintah di kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah,…

PM baru zionis 'Israel' sambut baik kedatangan ratusan orang Yahudi Ethiopia

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan "Israel" Benny Gantz menyambut baik kedatangan 316 Yahudi Ethiopia ke wilayah Palestina yang dicaplok"Israel", dalam sebuah angkutan udara khusus yang dipimpin oleh Menteri…

Tentara Turki tewas di Suriah utara

AFRIN (Arrahmah.com) - Seorang tentara Turki tewas di Suriah utara yang dikuasai Turki pada Kamis (3/12/2020) selama bentrokan dengan pasukan milisi Kurdi yang dianggap "teroris" oleh Ankara, kementerian pertahanan Turki mengungkapkan di…

Turki fokus di tiga kota besar di Suriah

ANKARA (Arrahmah.com) - Militer Turki telah melancarkan serangan intensif di tiga kota besar di tiga provinsi berbeda di Suriah utara minggu ini, memicu kekhawatiran serangan baru yang akan dipimpin oleh pasukan yang setia ke Ankara di…

Danai HTS, Mantan Tentara Wanita AS Ditangkap FBI

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Seorang mantan tentara wanita Amerika Serikat (AS) ditangkap para agen FBI atas tuduhan memberikan dukungan keuangan pada kelompok pembebasan Suriah, Hai'ah Tahrir Syam (HTS). Maria Bell (53), asal Hopatcong,…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

Bukti baru kejahatan Australia di Afghanistan mulai bermunculan

CANBERRA (Arrahmah.com) - Bukti baru yang mencengangkan muncul pada Selasa (1/12/2020), menunjukkan tentara Australia melanggar hak-hak warga Afghanistan selama terlibat dalam perang di Afghanistan yang dipimpin AS. Foto-foto yang…

Afiliasi Al Qaeda Serang 3 Pangkalan Militer Prancis di Mali

BAMAKO (Arrahmah.com) – Kelompok  yang terkait dengan Al Qaeda meroket pangkalan militer Prancis di Kidal, Menaka, dan Gao, di Mali utara dalam waktu beberapa jam pada Senin (30/11/2020). Meskipun kamp-kamp itu terkena tembakan, tidak…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

Anies Baswedan Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI Jakarta mengabarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19. "Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus COVID-19," demikian kabar…

Lagi, seorang imam Masjid diserang orang tak dikenal

GARUT (Arrahmah.com) - Seorang Imam Masjid, Endang Rahmat (60), warga Kampung Rancamaya, Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terluka parah akibat dianiaya orang tak dikenal. Peristiwa penganiayaan tersebut…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah