Jenderal "Israel": "Israel" berada di balik kudeta yang menggulingkan Mursi

1.102

Support Us

TEL AVIV (Arrahmah.com) – “Israel” bekerja untuk menggulingkan Presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, Muhammad Mursi, dan untuk mengatur kudeta terhadapnya pada tahun 2013, tulis Brigadir Jenderal militer “Israel”, Aryeh Eldad, di sebuah surat kabar lokal.

Artikel yang diterbitkan di surat kabar Maariv menuliskan bahwa “pecahnya revolusi Januari bertepatan dengan penilaian keamanan ‘Israel’ bahwa Presiden terpilih Muhammad Mursi, anggota Ikhwanul Muslimin (IM), bermaksud untuk membatalkan perjanjian damai dengan ‘Israel’ dan mengirim lebih banyak pasukan militer Mesir ke Semenanjung Sinai.”

“Pada tahap itu, “Israel” dengan cepat mengaktifkan alat diplomatiknya, dan mungkin bahkan dengan sarana yang lebih besar, untuk membawa Abdel Fattah Al-Sisi berkuasa di Mesir, dan meyakinkan pemerintah AS saat itu di bawah Presiden Barack Obama untuk tidak menentang langkah ini,” lanjut artikel seperti dilansir MEMO.

Berita Terkait

Eldad menekankan bahwa “Bertentangan dengan semua harapan ‘Israel’, perjanjian Camp David, yang dibuat 40 tahun yang lalu, telah berlangsung selama beberapa dekade meskipun kurangnya perdamaian nyata antara kami dan Mesir, dan meskipun adanya kegagalan untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel, karena konflik ini bukan hanya masalah geopolitik. Kami mengalami perang agama dengan Palestina dan Arab.”

Eldad menunjukkan bahwa “masih terlalu dini untuk berbicara tentang kegunaan perjanjian damai dengan Mesir, 40 tahun setelah penandatanganan perjanjian Camp David pada tahun 1979, dan bertentangan dengan harapan yang dikeluarkan ketika dibuat, perjanjian tersebut mampu bertahan dan berlanjut, tetapi penentangan penarikan dari Sinai tidak salah saat itu, karena kami tidak memiliki perdamaian nyata dengan Mesir.”

Dia menambahkan bahwa “perjanjian Camp David adalah yang pertama dari jenisnya antara ‘Israel’ dan negara Arab yang bermusuhan, yang kemudian menjadi negara Arab terbesar dan paling berbahaya. Itu mengakibatkan penarikan hingga milimeter terakhir menurut perbatasan internasional antara Mesir dan ‘Israel’, mengetahui bahwa saya tidak berharap bahwa Sadat akan memenuhi komitmennya pada perjanjian damai dengan ‘Israel’, tetapi saya juga salah.”  (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pompeo akan temui negosiator Taliban di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan bertemu dengan negosiator dari Taliban dan pemerintah Afghanistan di tengah tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan mereka saat Amerika Serikat mempercepat penarikan pasukannya.…

FPI Heran TNI Urus Baliho, Itu Tugasnya Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Front Pembela Islam (FPI) mengaku heran dengan pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut penurunan baliho Imam Besar Habib Rizieq Syihab yang dilakukan personel TNIatas perintahnya.…

Jazuli: Jangan Sampai TNI Terjebak Politik Praktis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap agar TNI bersikap dan bertindak secara terukur dan proporsional dalam merespon dinamika politik di masyarakat. Jangan sampai TNI terjebak dalam politik praktis yang mana hal…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Turki-Saudi sepakat selesaikan masalah melalui dialog

RIYADH (Arrahmah.com) - Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz sepakat dalam panggilan telepon untuk meningkatkan hubungan bilateral dan menyelesaikan perselisihan yang luar biasa melalui dialog, kata…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

Netanyahu janjikan kunjungan ke Bahrain

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu mengatakan dia akan mengunjungi Bahrain "segera" atas undangan Putra Mahkota negara Teluk Salman al-Khalifa. Bahrain mengikuti Uni Emirat Arab (UEA) dalam…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

Pompeo tegaskan negara Arab lain yang 'normalkan' hubungan dengan "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan negara-negara Arab lainnya juga akan menormalisasi hubungan dengan "Israel", TV Al-Arabiya melaporkan pada hari Minggu (22/11/2020). Washington akan terus bekerja untuk…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Warga: Baliho Habib Rizieq Dipasang di Titik yang Tak Ganggu Ketertiban Umum

JAKARTA (Arrahmah.com) - Spanduk dan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Jalan KS Tubun dekat markas FPI, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah diturunkan. Warga Petamburan menganggap pencopotan…

Iklan