Hadapi India, Angkatan Laut Pakistan kerahkan aset perangnya di Laut Arab

645

Support Us

ISLAMABAD (Arrahmah.com) – Angkatan Laut Pakistan terpaksa membatalkan semua penyebaran di luar negeri sejak Angkatan Laut India meningkatkan aset angkatan lautnya di Laut Arab utara pasca serangan Pulwama, lansir portal berita Strategic News International (SNI) pada Rabu (3/4/2019).

Kehadiran angkatan laut India saat ini di Laut Arab termasuk kapal selam nuklir menurut SNI.

Sumber-sumber intelijen outlet berita yang memantau situasi di Pakistan itu telah mengungkapkan bahwa sebagai tanggapan atas penyebaran aset angkatan laut Angkatan Laut India di Laut Arab utara, Angkatan Laut Pakistan terpaksa menempatkan aset-aset angkatan lautnya di sepanjang pelabuhan Karachi. Mereka telah melakukan patroli terus-menerus di dekat pantainya, karena takut akan pergerakan India.

“Dua kapal Pakistan – PNS Saif dan PNS Moawin – yang dijadwalkan untuk mengunjungi Qingdao di Cina untuk bergabung dalam perayaan ulang tahun ke-70 Angkatan Laut PLA, telah membatalkan rencana kunjungan mereka meskipun Panglima Angkatan Laut Pakistan kemungkinan akan menghadiri upacara yang dijadwalkan untuk tanggal 24 April mendatang”, Strategic News International melaporkan sumber kutipan.

Berita Terkait

Pakistan sebelumnya telah membatalkan kunjungan kapal PNS Aslat ke Pameran Maritim dan Aerospace Internasional Langkawi (LIMA) yang diadakan di Langkawi, Malaysia, antara 26 dan 30 Maret. Kunjungan PNS Shamsheer ke Bahrain juga telah dibatalkan.

Angkatan Laut India pada 17 Maret mengkonfirmasi bahwa unit-unit tempur utamanya termasuk kelompok pertempuran yang dipimpin kapal induk INS Vikramaditya, kapal selam nuklir, dan sejumlah kapal laut serta aset laut lainnya dengan cepat beralih ke penyebaran operasional karena ketegangan antara New Delhi dan Islamabad meningkat.

Angkatan Laut India tidak mengklarifikasi “kapal selam nuklir” mana yang telah mereka kerahkan, meskipun Angkatan Laut India saat ini memiliki dua jenis kapal selam bertenaga nuklir yang dapat digunakan: satu kapal selam serangan kelas Chakra (Akula II) yang disewa dari Rusia, dan INS Arihant , kapal selam rudal balistik buatan India yang mampu menembakkan hingga 12 rudal balistik nuklir yang diluncurkan kapal selam. Angkatan Laut India juga memiliki sekitar 14 kapal selam diesel-listrik.

Sebelumnya pada bulan Maret, Angkatan Laut Pakistan merilis sebuah video berisi kapal selam India yang berusaha memasuki perairan Pakistan ketika kemarahan antara kedua negara berkobar.

Ketegangan antara kedua negara bersenjata nuklir tersebut telah meningkat sejak pertengahan Februari ketika kelompok yang diduga berbasis di Pakistan menyerang konvoi militer yang menewaskan lebih dari 40 tentara India. Pemerintah India menyalahkan Pakistan karena mensponsori “terorisme” dan melakukan serangan udara pada 26 Februari. Penyerangan itu memicu respons dari Pakistan pada hari berikutnya di mana kedua negara terlibat dalam pertempuran udara. Pakistan mengklaim telah menembak jatuh dua jet tempur India sementara India membantah klaim itu dan mengatakan bahwa hanya satu jet tempur yang hilang dalam pertempuran udara tersebut. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Pompeo tegaskan negara Arab lain yang 'normalkan' hubungan dengan "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan negara-negara Arab lainnya juga akan menormalisasi hubungan dengan "Israel", TV Al-Arabiya melaporkan pada hari Minggu (22/11/2020). Washington akan terus bekerja untuk…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. "Betul, setelah…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

Morrison risih dengan tuduhan kekejaman Australia di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pada hari Sabtu (21/11/2020) bahwa temuan laporan bahwa pasukan khusus negaranya yang diduga menewaskan 39 tahanan tidak bersenjata dan warga sipil di…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Jazuli: Jangan Sampai TNI Terjebak Politik Praktis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap agar TNI bersikap dan bertindak secara terukur dan proporsional dalam merespon dinamika politik di masyarakat. Jangan sampai TNI terjebak dalam politik praktis yang mana hal…

Iklan