Viral video kades di Bogor dapat perintah ajak warga pilih Jokowi

969

Support Us

BOGOR (Arrahmah.com) – Beberapa hari ini media sosial heboh dengan video seorang Kepala Desa yang mengumpulkan warga untuk mengajak memilih calon presiden Joko Widodo saat pilpres 17 Aprin Mendatang. Banwaslu Kabupaten Bogor mengancam kasus ini akan dipidana.

“Ini bukti salah satu kades di Bogor Jawa Barat jadi bukan hoax usaha pemerintah Kades Cikopo Bogor sedang memaksa warganya memilih Capres 01. Viralkan agar ditindak oleh panwaslu,” demikian keterangan yang tertulis dalam video berdurasi 2 menit 20 detik itu.

Menurut informasi, kades Cikopo, Kecamatan Cisarua, Agus Bekti membantah video tersebut. Menurutnya, Kades yang bersangkutan yang ada dalam video tersebut berada di kecamatan lain.

“Bukan saya, saya tidak berani karena kita netral biarkan masyarakat kondusif dengan tidak mengiring pemilihnya. Itu wilayah lain,” katanya, pada Ahad (31/3/2019), sebagaimana dilansir VIVA.

Informasi lain menyebutkan Kades Cidokom, Kecamatan Rumpin, bernama Tatang. Dalam ajakannya berbahasa Sunda, Tatang menyebutkan Pemerintah Desa sebagai aparatur negara harus mengikuti perintah atasan.

Nya eta urang geus dekeut kana pemilihan presiden jeung calegnya. Nah kunaon neupi ka dikumpulkeun tokoh masyarakat RT RW supaya urang sadayana aya kekompakan. (Ya itu kita sudah dekat ke pemilihan presiden dan caleg ya. Nah, kenapa sampai dikumpulkan tokoh masyarakat RT RW supaya kita semua ada ke kompakan),” katanya.

Jadi simkuring sebagai aparatur pemerintahannya, moga-moga di Desa Cidokom ieu ulah aya nu kieu kitu. (Jadi simkuring sebagai aparatur pemerintahan ya, mudah-mudahan di Desa Cidokom ini tidak ada yang begini begitu),” katanya.

Disampaikan Tatang, dia sebagai aparat pemerintahan akan patuh dan mengikuti pemerintah dan arahan atasan. Ini juga terkait dengan pilpres 2019. Kata dia, atasannya yang paling tinggi adalah Presiden.

Jadi simkuring sebagai aparat Pemerintahan nya, jadi kudu nurut kunu di luruh tah. Jadi daek teu daek misalnya di masyarakat nya  resuep teu resuep kudu nurut kanu di luruh, nya eta kudu kana presiden. (Jadi kami pribadi sebagai aparat Pemerintahan ya, jadi harus nurut yang di atas tuh. Jado mau tidak mau misalnya di masyarakat nya,  suka tidak suka harus nurut yang di atas, yaitu harus ke presiden),” katanya.

Karena itu, Tatang meminta tokoh masyarakat, RT dan RW agar mendukung Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinanya lima tahun lagi.

Jadi saeutikna abdi sebagai kepala desa mohon kepada tokoh masyarakat RT RW nya mohon dukung nomor satu nyaeta bapak Jokowi. Siap tei? (Jadi sedikitnya saya sebagai kepala desa mohon kepada tokoh masyarakat RT RW ya mohon dukungan nomor satu yaitu bapak Jokowi. Siap tidak?” katanya.

“Siap-siap,” teriak warga yang menjawab.

Berita Terkait

Menurutnya, mengikuti arahan pimpinan tentu akan baik bagi masyarakat. Karena bila tidak memilih Jokowi atau tidak menuruti perintahan atasa, tentu akan menimbulkan persoalan baru.

“Alhamdulillah nya. Jadi yeuh nya mun teu nurut jeung kanu di luhur  seneng teu seneng nya kitu abdi mohon pokona kasadayana RT RW kudu bisa ka masyarakat. Nyaeta urang coblos nomor hiji nya eta Presiden  Jokowi, lantaran urang ngalawan jadi efekna lain kitu. (Alhamdulillah ya. Jadi ini ya kalau tidak nurut dengan yang di atas senang tidak senang ya gitu saya mohon pokoknya ke semua RT RW kudi bisa ke masyarakat. Yaitu kita coblos nomor satu yaitu presen Presiden Jokowi, jika kita melawan jadi efeknya lain ini),” ujarnya.

Karena itu, suka atau tidak. Tatang meminta kepada masyarakat, tokoh masyarakat, perangkat RT dan RW, untuk memilih Jokowi. Dia berharap semua jajaran mengikuti arahan dirinya.

“Jadi eta mah seneng teuseneng bapak mah mohon menta bantuan ka sadayana kitu, jadi lamu teu nurut sebagai pemerintah mah kos RT we ka urang nya ai teu nurut mah ka lurah gimana tah.
(Jadi itu mah senang tidak senang bapak mah mohon meminta bantuan ke semuanya ini, jadi kalau tidak nurut sebagai pemerintah seperti RT kepada saya, kalai tidak nurut ke Kepala Desa bagaimana tuh),” katanya lagi.

Viralnya video Tatang Kepala Desa (Kades) Cidokom mengajak memilih Calon Presiden (Capres) nomor 01 Joko Widodo-Marug Amin saat ini tengah di  ditangani Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) dan Tim Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bogor.

“Benar Cidokom, bukan Kecamatan Cisarua tapi Kecamatan Rumpin, namanya itu Pak Tatang kejadiannya tanggal 22 Maret ditemukan oleh Panitia Pengawas Kecamatan,” kata Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu Kabupaten Bogor, Abdul Haris, Ahad (31/3/2019).

Haris mengungkapkan, kasus ini masuk dalam katagori temuan Banwaslu sehingga tidak harus menunggu adannya laporan.

“Temuan pun bisa diproses setelah memenuhi ketika syarat terpenuhi formil materil, dugaan pelanggadan diproses, secara unsur formil materil sudah tepenuhi jadi tidak menunggu laporan,” pungkasnya.

Beberapa hari yang lalu juga viral video Kades Cimareme Garut Jajang Haerudin yang secara terang-terangan mendukung Capres nomor urut 01 Jokowi pada Pilpres 2019.

Dalam video itu, Jajang juga mengajak masyarakat untuk mendukung capres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

VIVA

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Tidak rela rumahnya dibongkar petugas, seorang wanita bakar diri

TEHERAN (Arrahmah.com) - Insiden mengejutkan tentang seorang wanita yang membakar dirinya di provinsi Hormozgan di Iran selatan telah menimbulkan kemarahan dan kemarahan yang meluas di seluruh negeri, lapor Anadolu Agency. Insiden itu…

HRS Center: Sudah Terjadi 398 Kerumunan, Kenapa Baru Anies Dipanggil?

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab (HRS) Center menanggapi pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh polisi terkait dengan terjadinya kerumunan di Jakarta. Dalam keterangan resminya, Kamis (19/11/2020), HRS Center…

Obama akui gagal 'tangani' Suriah

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Mantan Presiden AS Barack Obama telah mengakui bahwa pemerintahannya gagal menangani "tragedi Suriah" selama masa kepresidenannya. Dalam wawancara dengan saluran Jerman NTV , Obama mengungkapkan: "Di bidang…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Parlemen Turki setujui pengerahan pasukan di Nagorno-Karabakh

ANKARA (Arrahmah.com) - Parlemen Turki menyetujui pengerahan pasukan untuk bergabung dengan pasukan Rusia di sebuah pos pengamatan di Nagorno-Karabakh setelah Armenia dan Azerbaijan menandatangani gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia…

FPI Heran TNI Urus Baliho, Itu Tugasnya Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Front Pembela Islam (FPI) mengaku heran dengan pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut penurunan baliho Imam Besar Habib Rizieq Syihab yang dilakukan personel TNIatas perintahnya.…

Jazuli: Jangan Sampai TNI Terjebak Politik Praktis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap agar TNI bersikap dan bertindak secara terukur dan proporsional dalam merespon dinamika politik di masyarakat. Jangan sampai TNI terjebak dalam politik praktis yang mana hal…

Aparat Gabungan Dikerahkan Copot Spanduk HRS di Jateng

SEMARANG (Arrahmah.com) - Aparat gabungan dikerahkan untuk menyisir baliho bergambar Habib Rizieq di seluruh wilayah Jawa Tengah. "Pencopotanya tidak hanya di daerah Solo, tetapi di seluruh jajaran Polda Jateng. Spanduk yang dicopot…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

Lembaga donor internasional siap topang Afghan dengan miliaran dolar

JENEWA (Arrahmah.com) - Puluhan lembaga donor mulai menjanjikan miliaran dolar sebagai bantuan bagi Afghanistan dalam konferensi yang digelar di Jenewa hari Selasa (24/11/2020), dengan harapan negosiasi damai yang dibangun antara pemerintah…

Iklan