Para pemimpin Arab kutuk keputusan AS tentang Golan 

269

Support Us

GOLAN (Arrahmah.com) – Para pemimpin Arab pada Ahad (31/3/2019) mengutuk keputusan AS untuk mengakui kedaulatan “Israel” atas Dataran Tinggi Golan dan mengatakan stabilitas Timur Tengah bergantung pada pembentukan negara Palestina, lapor Reuters.

Para pemimpin Arab, yang berkumpul pada pertemuan puncak di Tunis, telah mendapat tekanan rakyat untuk menolak tindakan Washington, sementara mereka juga bergulat dengan perbedaan regional, termasuk perselisihan Teluk Arab yang pecah karena pengaruh regional Iran, perang di Yaman, dan kerusuhan di Aljazair dan Sudan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz mengatakan kepada raja-raja Arab, presiden dan perdana menteri pada pertemuan itu, bahwa negaranya “benar-benar menolak” segala tindakan yang mempengaruhi kedaulatan Suriah atas Dataran Tinggi Golan.

Minggu lalu Presiden Donald Trump menandatangani proklamasi dan mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari “Israel”, yang mencaplok wilayah itu pada 1981 setelah merebutnya dari Suriah pada 1967.

Kecaman raja Saudi menggemakan para pejabat Arab sebelum KTT Liga Arab hari Minggu, yang biasanya berakhir dengan deklarasi akhir yang disepakati oleh 22 negara anggota.

Keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel mengundang kecaman Arab.

Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi mengatakan para pemimpin Arab juga perlu memastikan masyarakat internasional memahami pentingnya perjuangan Palestina bagi negara-negara Arab. Menurut Essebsi, stabilitas regional dan internasional harus melalui penyelesaian yang adil dan komprehensif yang mencakup hak-hak rakyat Palestina dan mengarah pada pembentukan negara Palestina dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang berpidato di pertemuan itu di Tunis, mengatakan resolusi apa pun untuk konflik Suriah harus menjamin integritas wilayah Suriah “termasuk Dataran Tinggi Golan yang diduduki”.

(fath/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Afiliasi Al Qaeda Serang 3 Pangkalan Militer Prancis di Mali

BAMAKO (Arrahmah.com) – Kelompok  yang terkait dengan Al Qaeda meroket pangkalan militer Prancis di Kidal, Menaka, dan Gao, di Mali utara dalam waktu beberapa jam pada Senin (30/11/2020). Meskipun kamp-kamp itu terkena tembakan, tidak…

Gaza mengekspor minyak zaitun ke negara-negara Teluk untuk pertama kalinya

GAZA (Arrahmah.com) - Kementerian Pertanian Palestina di Gaza mengumumkan bahwa mereka akan mengimpor minyak zaitun Palestina untuk pertama kalinya dari kantong yang terkepung, ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Berbicara kepada…

Australia Ngamuk, Pasca Cina Sebar Foto Tentara Australia Gorok Anak Afghanistan

SYDNEY (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Scott Morrison mengutuk foto yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri Cina terkait dugaan kejahatan perang Australia di Afganistan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian pada…

Irak kerahkan tentara dan polisi ke Nasiriyah menyusul bentrokan mematikan

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan pengerahan pasukan dan polisi di Nasiriyah, ibu kota Provinsi Dhi Qar, untuk memulihkan ketenangan di kota itu menyusul bentrokan kekerasan antara pengunjuk rasa…

NYT: AS akan kembali bergabung dengan kesepakatan Iran

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden terpilih AS Joe Biden akan bersikeras agar Iran menyetujui tuntutan baru jika ingin AS kembali ke kesepakatan nuklir dan mencabut sanksi, New York Times mengatakan Rabu (2/12/2020). New York Times…

Meski Diprotes, Sri Lanka Keukeuh Kremasi Korban Covid-19 Muslim

KOLOMBO (Arrahmah.com) – Mahkamah Agung (MA) Sri Lanka menolak petisi komunitas Muslim yang menentang kremasi jenazah Muslim korban Covid-19. Peraturan Pemerintah Sri Langka menyebutkan jenazah korban Covid-19 agar dikremasi. Sebanyak 12…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

Pengadilan Iran desak tindakan tegas terhadap 'penyusup' pasca pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala pengadilan Iran Ebrahim Raisi meminta layanan keamanan negara pada hari Senin (30/11/2020) untuk menindak "jaringan infiltrasi" setelah pembunuhan seorang ilmuwan nuklir militer Iran. "Badan intelijen dan…

Pemerintah Afghanistan dan Taliban capai kesepakatan tentang kerangka kerja perdamaian

DOHA (Arrahmah.com) - Dalam perkembangan terobosan, pemerintah Afghanistan dan Taliban mengkonfirmasi pada Rabu (2/12/2020) bahwa mereka telah menyetujui prosedur pembicaraan intra-Afghanistan. Kedua belah pihak mengumumkan kesepakatan…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah