Menhan Malaysia: Saya Kadang Ragu, Kenapa Harus Bebaskan Palestina?

Mat Sabu, Menhan Malaysia, saat memberi sambutan pada konferensi bertajuk "Asean Plus NGO's Conference in Defence of Baitul Maqdis and Masjid Al Aqsa" di Auditorium Jakim, Puterajaya Malaysia pada Sabtu, (23/3/2019).
1,317

PUTRAJAYA (Arrahmah.com) – Menteri Pertahanan Malaysia Mat Sabu mengungkapkan perasaaan hatinya soal upaya pembebasan Palestina.

“Kadang-kadang saya ragu, dan bertanya dalam hati, kenapa kita perlu membebaskan Palestina? Kenapa kalian semua ingin mengorbankan nyawa untuk Baitul Maqdis,” tanya Mat Sabu.

Pertanyaan retoris itu ia ajukan saat memberikan sambutan dalam konferensi bertajuk “Asean Plus NGO’s Conference in Defence of Baitul Maqdis and Masjid Al Aqsa” di Auditorium Jakim, Puterajaya Malaysia pada Sabtu, (23/3/2019).

Pendiri Partai Amanah Negara itu kemudian menjawab, “karena tanah Palestina ialah tanah yang diberkahi. Alladzi barakna hawlahu,” tegas dia.

Ia menambahkan, Nabi Daud as., ketika mengontrol wilayah tersebut ia mengontrol dunia. Raja Namrudz ketika menguasai wilayah Baitul Maqdis ia menguasai dunia. Begitu pula, Umar Bin Khattab, khalifah kedua serta Salahuddin Al Ayyubi yang pernah berkuasa di sana. Mereka semua menguasai dunia.

“Kenapa sejarah mengungkapkan demikian, apa arti tanah yang diberkahi itu? Semoga para akademisi bisa menjawab hal ini,” tegasnya lagi.

Menurut mantan deputi presiden Pan-Malaysian Islamic Party ini, kejahatan yang dilakukan “Israel” di Palestina ialah kejahatan terorisme.

Pantauan Arrahmah.com sejumlah lembaga kemanusiaan dari kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah turut dalam konferensi tersebut. Sebanyak 200 tamu undangan memeriahkan konferensi yang fokus pada upaya pembelaan Palestina ini.

Reporter: Fajar Shadiq

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.