Pasca kecelakaan Ethiopian Airlines, Lion Air hentikan pengoperasian 10 pesawat Boeing 737 MAX 8

444

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Maskapai penerbangan Lion Air menghentikan sementara pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8 miliknya yang berjumal 10 buah.

Penghentian sementara ini sesuai dengan surat edaran dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tentang penghentian sementara pengoperasian (temporary grounded) pesawat Boeing 737 MAX 8.

Larangan yang berlaku sementara itu menyusul kecelakaan Boeing 737-8 MAX milik Ethiopian Airlines di Addis Ababa, Ethiopia. Pemerintah ingin memastikan pesawat yang beroperasi di Indonesia dalam kondisi laik terbang.

“Dengan ini Lion Air menyatakan akan menghentikan sementara sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian,” terang Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Lebih lanjut, Danangmemastikan bahwa pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dilakukan pihaknya telah mengutamakan prinsip keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first). Seluruh pelatihan awak pesawat yang diwajibkan dan perawatan pesawat yang sudah ditetapkan telah dilaksanakan secara konsisten.

“Lion Air terus berkomunikasi dengan DKUPPU (Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara) dalam kaitan menyampaikan informasi serta data-data pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8,” terangnya.

Berdasarkan laman Facebook Lion Air Group, per 16 Agustus 2018 Lion Air telah memiliki 10 armada 737 MAX-8. Dengan adanya kecelakaan pada satu armadanya Oktober 2018 silam, jumlahnya telah berkurang menjadi tinggal 9.

Sedangkan maskapai Garuda memiliki 1 unit pesawat Boeing 737 MAX-8 yang masih dioperasikan.

Seperti yang telah diketahui, pada Ahad (10/3/2019) kemarin, pesawat Boeing 737 Max-8 rute Addis Ababa-Nairobi dengan kode penerbangan ET302 yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines jatuh tidak lama setelah mengudara dan menewaskan 157 orang.

Menurut pihak Administrasi Penerbangan Sipil Cina (Civil Aviation Administration of China/CAAC), kecelakaan Boeing 737 MAX-8 di Ethiopia memiliki kemiripan dengan yang terjadi pada Lion Air di perairan Karawang pada Oktober 2018 silam. Pasalnya, selain menggunakan pesawat dengan seri yang sama, kecelakaan juga sama-sama terjadi tidak lama setelah tinggal landas.

Cina, selaku pasar penting Boeing, menjadi negara pertama yang meminta maskapainya untuk tidak menggunakan sementara pesawat 737 MAX 8, pasca kecelakaan Ethiopian Airlines.

Ethiopian Airlines membawa 157 penumpang dan awak penerbangan. Sementara Lion Air membawa 189 penumpang dan awak penerbangan.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Pasca Penasihat Gedung Putih Datang, Arab Saudi Setuju Wilayah Udara Dibuka Untuk "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Arab Saudi setuju untuk membiarkan pesawat "Israel" melintasi wilayah udaranya dalam perjalanan ke Uni Emirat Arab setelah pembicaraan antara pejabat Saudi dan penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner, kantor…

Turki kembali lanjutkan kampanye militer di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Angkatan Bersenjata Turki melanjutkan kampanye militer mereka di Suriah utara pada Selasa (1/12/2020), ketika pasukan mereka menyerang posisi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di provinsi Al-Raqqa dan Aleppo. Menurut…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Kuasa Hukum Sebut Penangkapan Ustadz Maaher Penuh Kejanggalan

BOGOR (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Maheer At-Thuwailibi alias Soni Eranata, Juju Purwantoro menilai ada kejanggalan dalam penangkapan kliennya. "Banyak keanehan-keanehan juga dalam proses penangkapan ini," kata Juju di Mabes Polri, Kamis…

Iran akan percepat program nuklirnya

TEHERAN (Arrahmah.com) - Meskipun mendapat tentangan keras, badan pengawas tertinggi Iran pada Rabu menyetujui rencana aksi parlemen untuk melawan sanksi Amerika Serikat dengan mempercepat program nuklirnya. Dewan Penjaga, sebuah badan…

Houtsi klaim rebut wilayah di selatan Saudi

NAJRAN (Arrahmah.com) - Gerakan Ansarallah (pasukan Houtsi) megklaim telah mencetak kemajuan besar baru-baru ini di wilayah selatan Arab Saudi, menyusul operasi besar di dalam wilayah Al-Dahrah di Provinsi Najran. Menurut klaim yang…

Saudi bombardir Bandara Sana'a saat Houtsi maju menuju kota strategis

SANA'A (Arrahmah.com) - Koalisi yang dipimpin Saudi dituduh membom Bandara Internasional Sana'a dalam dua serangan terpisah pada Rabu (2/12/2020), TV Al-Masirah Yaman melaporkan. Menurut laporan TV Al-Masirah, pesawat tempur koalisi…

Danai HTS, Mantan Tentara Wanita AS Ditangkap FBI

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Seorang mantan tentara wanita Amerika Serikat (AS) ditangkap para agen FBI atas tuduhan memberikan dukungan keuangan pada kelompok pembebasan Suriah, Hai'ah Tahrir Syam (HTS). Maria Bell (53), asal Hopatcong,…

Habib Rizieq Akan Diperiksa Polisi, HRS Center: Tak Adil dan Politis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Rencana pemanggilan Habib Rizieq Syihab (HRS) oleh Polda Metro Jaya dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dinilai tidak adil dan terlihat politis terlihat Hal tersebut disampaikan Direktur Habib…

'Israel' peringatkan warganya agar tidak bepergian ke UEA dan Bahrain

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah memperingatkan warganya agar tidak melakukan perjalanan ke UEA dan Bahrain karena khawatir akan tanggapan Iran terhadap pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh, Al-Khaleej Online melaporkan.…

Turki Dituduh Buka Jalur Rahasia Dengan "Israel"

ANKARA (Arrahmah.com) – Kepala dinas intelijen nasional Turki dilaporkan telah mengadakan pembicaraan rahasia dengan para pejabat "Israel" untuk memperbaiki hubungan kedua negara, menurut sumber yang diwawancara Al Monitor (30/11/2020).…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah