Investasi Saudi tak gratisan untuk Pakistan

Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi, dan Menlu Arab Saudi, Adel Al Jubeir. (Foto: Such TV)
281

ISLAMABAD (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, pada Senin (18/2/2019) mengatakan bahwa uang yang diberikan oleh Arab Saudi ke Pakistan adalah investasi dan bukan “amal”.

Dia mengatakan ini saat konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi, di Islamabad.

Qureshi mengatakan bahwa Arab Saudi akan menginvestasikan $ 20 miliar di Pakistan dan tujuh nota kesepahaman (MoU) telah ditandatangani dengan pihak Saudi serta lebih banyak lagi akan ditandatangani segera.

Menteri luar negeri Pakistan mengatakan bahwa kelompok kerja dan badan-badan tingkat tinggi lainnya untuk investasi Saudi telah diberi waktu untuk bertemu secara teratur untuk mengikuti pembaruan. Para pimpinan kedua negara akan bertemu setidaknya setahun sekali untuk meninjau kemajuan masalah ini, tambahnya.

Menanggapi pertanyaan, Qureshi menuturkan bahwa Pakistan menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Iran. Menteri luar negeri Saudi mengatakan bahwa “Iran harus menjadi negara terakhir yang menuduh orang lain melakukan terorisme”, mengingat tuduhan Iran baru-baru ini terhadap Pakistan karena memfasilitasi serangan bunuh diri yang menewaskan 27 tentara.

Sementara Jubeir mengatakan bahwa Iran telah “menyembunyikan teroris” dan Arab Saudi juga menjadi korbannya.

Jubeir melanjutkan, terorisme adalah musuh bersama dan Pakistan, Arab Saudi, dan AS bekerja bersama untuk memberantas ancaman ini.

“Kami bekerja dengan Pakistan untuk mencapai rekonsiliasi antara Taliban dan pemerintah Afghanistan karena Arab Saudi menginginkan solusi damai dari krisis Afghanistan,” ungkapnya.

Mengenai hubungan Pakistan-India, dia menyatakan bahwa Arab Saudi ingin kedua negara menyelesaikan konflik mereka dan memiliki hubungan damai.

Selain itu, Jubeir mengatakan bahwa kilang minyak akan didirikan dengan biaya $ 10 miliar di Gwadar karena Arab Saudi ingin “melihat Pakistan sebagai negara yang stabil secara ekonomi”.

Sementara itu, putra mahkota Saudi telah memerintahkan pembebasan 2.107 tahanan Pakistan dari penjara di Arab Saudi.

Hal serupa juga digemakan oleh Menteri Informasi dan Komunikasi Pakistan.

(Althaf/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.