Ketua Presidium MOI: Kiyai Said Aqil naif akan sejarah dan peran Ormas Islam lainnya dalam perjuangan kemerdekaan

1.205

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Ketua Presidium Majelis Ormas Islam (MOI) Mohammad Siddik mengaku sangat menyesalkan pernyataan Ketua Umum PBNU Kiyai Said Agil Siradj yang menyatakan hanya anggota Nahdlatul Ulama (NU) saja yang pantas menjadi imam mesjid, khatib Jumat, dan pejabat di Kementrian Agama, yang lain salah.

“Sangatlah disesalkan seorang pimpinan ormas dakwah Islam seperti NU menyuarakan pernyataan terbuka yang tidak sehat dan menyesatkan,” kata Siddik didampingi para Wakil MOI di Gedung Menara Dakwah, Jakarta, Selasa (29/1), lansir Suara-Islam.

Siddik yang juga Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) menuturkan, sebagai organisasi terbesar di Tanah Air mestinya NU dijadikan lembaga pengayom dan perekat bekerja sama ormas Islam yang mencapai ratusan dan sebagiannya telah berdiri jauh lebih awal dari berdirinya NU pada 1926.

Menurutnya, pernyataan Kiyai Said Aqil Siradj menunjukkan ambisi pribadinya menguasai semua posisi dan jabatan formal dan non-formal hanya untuk Nahdlatul Ulama dengan mengabaikan eksistensi dari puluhan organisasi Islam lainnya yang sama-sama berakidah ahlu sunnah wal jamaah, banyak diantara mereka juga berpegang kepada mazhab Syafi’i sebagai ijtihad fiqh seperti yang dianut oleh NU.

“Sebagai orang yang berpendidikan tinggi dan pemimpin organisasi besar, Dr Said Aqil Siradj hendaknya berpikir rasional dan profesional dengan mempertimbangan pendidikan dan kompentensi seseorang untuk sesuatu jabatan formal di pemerintahan atau akademik, atau jabatan di lembaga ibadah seperti imam atau khatib mesjid demi untuk mencapai kemajuan serta kecerdasan bangsa dan Negara,” ungkap Siddik.

Lebih lanjut, Siddik mengatakan, pernyataan Kiyai Said Aqil menunjukkan kenaifanya akan sejarah perjuangan dan peranan berbagai organisasi Islam di Indonesia, selain NU dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari cengkeraman penjajahan Belanda sejak awal abad ke 20.

“Sekaligus Said Aqil Siradj tidak menunjukkan hikmah (wisdom) dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat dengan mengabaikan kerukunan antar Ummat Islam yang selama ini sudah terbangun,” pungkasnya.

MOI merupakan suatu forum kerjasama dakwah antara organisasi Islam. Dideklarasikan pada 2012, anggota MOI adalah Mathlaul Anwar (MA), Al Irsyad Al Islamiyah, Dewan Da’wah Islamiyah Indonensia (DDII), Persatuan Umat Islam (PUI), Persatuan Islam (Persis), Ikatan Da’i Indonesia (IKADI), Al Jam’iyyatu Al Washliyah, Al Ittihadiyah, Hidayatullah, Wahdah Al Islamiyah, Syarikat Islam dan Badan Kerjasama Pondok Pesantren (BKSPPI).

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), mengkritik pernyataan Kiyai Said Aqil.

JK mengingatkan bahwa imam salat dan khatib dipilih bukan berdasarkan golongannya, tapi kemampuannya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pria ini berjalan kaki dari Afrika ke Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Shahid Bin Yusef Takala, seorang dosen universitas Afrika Selatan, telah berjalan dari Cape Town ke Masjid Al-Aqsa Yerusalem dan berencana untuk melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki ke Madinah dan Mekah…

Australia Ngamuk, Pasca Cina Sebar Foto Tentara Australia Gorok Anak Afghanistan

SYDNEY (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Scott Morrison mengutuk foto yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri Cina terkait dugaan kejahatan perang Australia di Afganistan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian pada…

Turki fokus di tiga kota besar di Suriah

ANKARA (Arrahmah.com) - Militer Turki telah melancarkan serangan intensif di tiga kota besar di tiga provinsi berbeda di Suriah utara minggu ini, memicu kekhawatiran serangan baru yang akan dipimpin oleh pasukan yang setia ke Ankara di…

Bukti baru kejahatan Australia di Afghanistan mulai bermunculan

CANBERRA (Arrahmah.com) - Bukti baru yang mencengangkan muncul pada Selasa (1/12/2020), menunjukkan tentara Australia melanggar hak-hak warga Afghanistan selama terlibat dalam perang di Afghanistan yang dipimpin AS. Foto-foto yang…

Iran siap balas dendam atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Pembunuhan ilmuwan nuklir ternama Iran oleh penyerang tak dikenal dikaitkan dengan "Israel" oleh pejabat senior politik dan militer di Teheran, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (28/11/2020). Mohsen Fakhrizadeh,…

Turki Dituduh Buka Jalur Rahasia Dengan "Israel"

ANKARA (Arrahmah.com) – Kepala dinas intelijen nasional Turki dilaporkan telah mengadakan pembicaraan rahasia dengan para pejabat "Israel" untuk memperbaiki hubungan kedua negara, menurut sumber yang diwawancara Al Monitor (30/11/2020).…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

Ahrar Syam Angkat Pemimpin Baru

IDLIB (Arrahmah.com) – Kelompok perlawanan Suriah Ahrar Syam yang didukung Turki telah menunjuk pemimpin baru untuk mengakhiri krisis internal yang terjadi lebih dari sebulan lalu. Mengutip sumber dalam gerakan, laman Southfront.org…

Irak kerahkan tentara dan polisi ke Nasiriyah menyusul bentrokan mematikan

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan pengerahan pasukan dan polisi di Nasiriyah, ibu kota Provinsi Dhi Qar, untuk memulihkan ketenangan di kota itu menyusul bentrokan kekerasan antara pengunjuk rasa…

DK PBB mungkin tak campur tangan soal pembunuhan Fakrizadeh

NEW YORK (Arrahmah.com) - Beberapa jam setelah terbunuhnya ilmuwan nuklir Iran, Teheran meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk aksi dan mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Namun…

PressTV: Senjata yang dipakai dalam pembunuhan Fakhrizadeh dibuat di "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Press TV Iran melaporkan pada Senin (30/11/2020) bahwa senjata yang digunakan dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran terkemuka Mohsen Fakhrizadeh minggu lalu dibuat di "Israel", musuh lama Republik Islam. "Senjata…

Afiliasi Al Qaeda Serang 3 Pangkalan Militer Prancis di Mali

BAMAKO (Arrahmah.com) – Kelompok  yang terkait dengan Al Qaeda meroket pangkalan militer Prancis di Kidal, Menaka, dan Gao, di Mali utara dalam waktu beberapa jam pada Senin (30/11/2020). Meskipun kamp-kamp itu terkena tembakan, tidak…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah