Berita Dunia Islam Terdepan

Putra: Orang yang memaksa Ustadz ABB tandatangan, belum tentu lebih cinta Indonesia

1.183

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Putra Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Ustadz Abdurrahim Ba’asyir secara tegas mengatakan bahwa tidak ada yang lebih setia dan cinta kepada Indonesia selain ayahnya.

Hal itu diungkapkan Ustadz Abdurrahim, atau kerap disapa ustadz Iim, menanggapi berita yang menyatakan bahwa Ustadz Abu tidak mau menandatangani syarat Bebas Bersyarat yang salah satu poinya adalah patuh kepada pancasila.

“Jika kita melihat di media lokal Indonesia, tampak ramai mengangkat tentang ustadz tidak mau menandatangani soal kesetiaan NKRI dan sebagainya. Kalau soal setia kepada negara Indonesia, saya yakin tidak ada yang lebih setia dan lebih cinta kepada Indonesia ini daripada seorang Ustadz Abu Bakar Ba’asyir,” ujar Ustadz Iim dalam konferensi pers bersama Tim Pengacara Muslim di Jakarta Selatan, Senin (21/01/2019).

Menurut Ustadz Iim, alasan mengapa Ustadz Abu Bakar Ba’asyir disebut yang paling cinta Indonesia adalah karena mantan pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki ini meyakini bahwasanya kebaikan untuk negeri ini ada apabila rakyat taat kepada Syariat Allah.

“Apabila Negeri ini, bangsa ini tunduk kepada kehendak Allah dan aturan yang Allah tentukan untuk umat manusia, maka negeri ini mencapai kedamaiannya, akan mencapai baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Itulah yang beliau (ABB) suarakan. Dan ini bukan sehari dua hari, ini bahkan sejak tahun 1970, dan beliau keluar masuk penjara terkait masalah ini,” tutur Ustadz Iim.

Berita Terkait

Karenanya, lanjut Ustadz Iim, kecintaan ustadz ABB terhadap Indonesia tidak perlu dipertanyakan, bahkan tidak perlu tandatangan.

Ustadz Iim bahkan menyebut mereka yang memaksa Ustadz ABB untuk tandatangan belum tentu lebih cinta kepada negara ini dibandingkan dengan Ustadz ABB.

Ia pun meminta agar polemik tentang tandatangani syarat pembebasan ini tidak diangkat-angkat lagi, karena dengan adanya keputusan presiden yang akan membebaskan ABB, dapat mengesampingkan peraturan menteri tentang syarat pembebasan bersyarat.

“Kami berharap kepada seluruhnya, khususnya umat muslim di negara ini untuk banyak mendoakan beliau supaya proses kepulangan beliau dan pembebasan ini lancar, kemudian bisa kembali lagi kepada keluarga,” ujarnya.

Reporter: Muhammad Jundii/INA (Islamic News Agency)

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Sudah Dua Pekan Para Pengungsi Merapi Menempati Barak Pengungsian

MAGELANG (Arrahmah.com)  - Naiknya status Siaga atau Level III Gunung Merapi membuat ribuan warga baik di DI Yogyakarta maupun di Jawa tengah harus mengungsi, terutama jika lokasi rumahnya berada didalam radius 5 kilometer dari puncak…

Parlemen Turki setujui pengerahan pasukan di Nagorno-Karabakh

ANKARA (Arrahmah.com) - Parlemen Turki menyetujui pengerahan pasukan untuk bergabung dengan pasukan Rusia di sebuah pos pengamatan di Nagorno-Karabakh setelah Armenia dan Azerbaijan menandatangani gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

FPI Heran TNI Urus Baliho, Itu Tugasnya Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Front Pembela Islam (FPI) mengaku heran dengan pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut penurunan baliho Imam Besar Habib Rizieq Syihab yang dilakukan personel TNIatas perintahnya.…

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. "Betul, setelah…

Azerbaijan: Armenia ubah kota Aghdam menjadi puing-puing

AGHDAM (Arrahmah.com) - Penduduk Aghdam, yang diduduki Armenia selama 27 tahun, mengatakan pada Sabtu bahwa kota itu berubah menjadi kota yang hancur. Di Aghdam, tempat tentara Armenia mundur pada 20 November, hampir tidak ada bangunan…

Rusia hentikan PBB daftar hitamkan milisi Libya

NEW YORK (Arrahmah.com) - Rusia pada Jumat (20/11/2020) menghentikan komite Dewan Keamanan PBB dari mendaftarhitamkan kelompok milisi Libya dan pemimpinnya atas pelanggaran hak asasi manusia. Rusia berceloteh ingin melihat lebih banyak…

Obama akui gagal 'tangani' Suriah

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Mantan Presiden AS Barack Obama telah mengakui bahwa pemerintahannya gagal menangani "tragedi Suriah" selama masa kepresidenannya. Dalam wawancara dengan saluran Jerman NTV , Obama mengungkapkan: "Di bidang…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

Iklan